Penjelasan Bawaslu Respons Kritikan Presiden Soal Politik Uang
Selasa, 20 Desember 2022 - 15:39 WIB
Baca juga: Politik Uang di Masa Tenang
Dia mengakui, praktik tersebut memang ada. Kemudian, fasilitas negara yang digunakan atau untuk membangun desa kemudian digunakan pada kegiatan politik praktis.
"Itu ada juga temuan pada saat Pilkada. Ini konsen pak jokowi dan juga Bawaslu ke depan, sehingga kemudian bawaslu bisa menindaklanjuti apa yang terjadi di lapangan," tuturnya.
"Kami harapkan praktik ini bisa menurun, hilang, ya prosesnya akan panjang sekali. Tapi menurun kita harapkan bsia menurun di tahun 2024 mendatang," tambah Bagja.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi menyoroti praktik politik uang setiap penyelenggaraan Pemilu di Indonesia. Presiden terang-terangan menyatakan, politik uang masih marak di tengah masyarakat.
"Saya setiap hari di lapangan, saya pernah ikut Pilkada wali kota dua kali, gubernur dua kali karena dua ronde pilihan, presiden dua kali. Jadi kalau ada yang membantah tidak ada, saya akan sampaikan apa adanya, ada," kata Jokowi saat membuka Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Bawaslu di Jakarta, Sabtu (17/12/2022).
Dia mengakui, praktik tersebut memang ada. Kemudian, fasilitas negara yang digunakan atau untuk membangun desa kemudian digunakan pada kegiatan politik praktis.
"Itu ada juga temuan pada saat Pilkada. Ini konsen pak jokowi dan juga Bawaslu ke depan, sehingga kemudian bawaslu bisa menindaklanjuti apa yang terjadi di lapangan," tuturnya.
"Kami harapkan praktik ini bisa menurun, hilang, ya prosesnya akan panjang sekali. Tapi menurun kita harapkan bsia menurun di tahun 2024 mendatang," tambah Bagja.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi menyoroti praktik politik uang setiap penyelenggaraan Pemilu di Indonesia. Presiden terang-terangan menyatakan, politik uang masih marak di tengah masyarakat.
"Saya setiap hari di lapangan, saya pernah ikut Pilkada wali kota dua kali, gubernur dua kali karena dua ronde pilihan, presiden dua kali. Jadi kalau ada yang membantah tidak ada, saya akan sampaikan apa adanya, ada," kata Jokowi saat membuka Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Bawaslu di Jakarta, Sabtu (17/12/2022).
Lihat Juga :