BNPB Tekankan Pentingnya Mangrove untuk Mitigasi Bahaya Tsunami di Pesisir
Senin, 19 Desember 2022 - 06:23 WIB
"Jangka panjangnya adalah membuat mitigasi berbasis vegetasi salah satunya dengan penanaman mangrove," ujar Lilik.
Lebih lanjut Lilik menambahkan, tanaman keras juga akan ditanam di kawasan Pantai Soge. Tentu, hal tersebut disesuaikan dengan tanaman yang cocok dan dapat hidup di pesisir pantai.
"Ini adalah upaya pemerintah melindungi masyarakat terhadap bahaya tsunami," imbuhnya.
Tanaman mangrove saat terjadi tsunami berfungsi sebagai penghalang alami di pinggir pantai untuk memecah gelombang. Di sisi lain, ini dapat dimanfaatkan untuk mencegah abrasi.
"Penanaman ini tidak hanya untuk penanggulangan bencana tetapi juga mendukung program adaptasi terhadap perubahan iklim," ungkapnya.
Sementara itu, Desa Sidomulyo ini menjadi salah satu dari 180 desa terpilih yang mendapatkan dukungan kesiapsiagaan terhadap gempa bumi dan tsunami. Dukungan yang didanai Bank Dunia ini merupakan program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP).
Lebih lanjut Lilik menambahkan, tanaman keras juga akan ditanam di kawasan Pantai Soge. Tentu, hal tersebut disesuaikan dengan tanaman yang cocok dan dapat hidup di pesisir pantai.
"Ini adalah upaya pemerintah melindungi masyarakat terhadap bahaya tsunami," imbuhnya.
Tanaman mangrove saat terjadi tsunami berfungsi sebagai penghalang alami di pinggir pantai untuk memecah gelombang. Di sisi lain, ini dapat dimanfaatkan untuk mencegah abrasi.
"Penanaman ini tidak hanya untuk penanggulangan bencana tetapi juga mendukung program adaptasi terhadap perubahan iklim," ungkapnya.
Sementara itu, Desa Sidomulyo ini menjadi salah satu dari 180 desa terpilih yang mendapatkan dukungan kesiapsiagaan terhadap gempa bumi dan tsunami. Dukungan yang didanai Bank Dunia ini merupakan program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP).
Lihat Juga :