Menciptakan Generasi Tangguh di Tengah Tantangan Zaman
Senin, 05 Desember 2022 - 05:39 WIB
Orang tua menurut Laila, dituntut berpikir kreatif juga cerdas dalam menghadapi dan mengimbangi anak. Generasi Z cenderung memiliki jaringan di sosial media dan multitasking. Namun memiliki kecenderungan negatif seperti perilaku asosial, terburu-buru dan tidak teliti, tidak tangguh dalam proses.
"Jika kita tidak paham ilmunya, bagaimana kita bisa mengimplementasikannya dalam rumah tangga," ujarnya.
Baca juga: Growth Mindset Bakal Lahirkan Generasi Muda yang Tangguh
Pemateri dalam seminar parenting, Ustaz Bendri Jaisyurrahman mengungkapkan, di saat ucapan orang tua terkadang tidak lebih menyenangkan dari pada bermain gadget, anak sulit dinasihati dan tidak terketuk hatinya untuk mendengarkan arahan orang tua apalagi menghormatinya.
"Maksudnya, beri mereka rasa nyaman dan senang terlebih dahulu akan sesuatu yang ingin kita ajarkan, baru memberikan anak pesan," tuturnya.
Menurut Ustaz Bendri, kesan yang baik akan membuat anak merasa butuh atau ketagihan akan sesuatu. Dulu kata dia, orang tua memiliki kecenderungan bersikap tegas, disipilin, kasar, tapi dampaknya anak menjadi tangguh.
"Jika kita tidak paham ilmunya, bagaimana kita bisa mengimplementasikannya dalam rumah tangga," ujarnya.
Baca juga: Growth Mindset Bakal Lahirkan Generasi Muda yang Tangguh
Pemateri dalam seminar parenting, Ustaz Bendri Jaisyurrahman mengungkapkan, di saat ucapan orang tua terkadang tidak lebih menyenangkan dari pada bermain gadget, anak sulit dinasihati dan tidak terketuk hatinya untuk mendengarkan arahan orang tua apalagi menghormatinya.
"Maksudnya, beri mereka rasa nyaman dan senang terlebih dahulu akan sesuatu yang ingin kita ajarkan, baru memberikan anak pesan," tuturnya.
Menurut Ustaz Bendri, kesan yang baik akan membuat anak merasa butuh atau ketagihan akan sesuatu. Dulu kata dia, orang tua memiliki kecenderungan bersikap tegas, disipilin, kasar, tapi dampaknya anak menjadi tangguh.
Lihat Juga :