53 Perusahaan Farmasi Diminta Uji Ulang, Baru 2 Diumumkan BPOM
Senin, 21 November 2022 - 20:12 WIB
"Sehubungan dengan surat kami sebelumnya nomor FP.01.01/E/21461/2022 tanggal 16 November 2022 perihal Penyampaian Data Hasil Uji Mandiri Industri Farmasi, bersama ini kami sampaikan bahwa dalam rangka percepatan sinkronisasi data hasil pengujian antara Labkesda dan Industri Farmasi, maka kami harapkan kerja sama dari Industri Farmasi untuk dapat mempercepat pengujian mandiri dan menyampaikan hasil pengujian ke email subditobat.pangan@gmail.com paling lambat tanggal 21 November 2022."
Sementara itu, ini 53 perusahaan farmasi yang diminta uji secara mandiri, tidak diuji oleh BPOM.
Yakni, Abbott Indonesia, Berlico Mulia Farma, Bernofarm, Caprifarmindo, Combiphar, Coronet Crown, CV OSB Corporation, CV OSFI Corporation, Dankos Kalbe Farma, Darya Varia, Dexa Medica, Erela, Erlimpex, Errita Pharma, Faratu.
Selanjutnya Ferron Par Pharmaceuticals, Fresenius Kabi, Graha Farma, Gratia Husada Farma, Hexapharm Jaya, Holi Pharma, Ifars, Ikapharmindo, Indofarma, Itrasal, Kalbe Farma, Lapi Laboratories, Lucas Djaja, Meprofarm, Mersifarma.
Kemudian Mulia Farma Suci, Mutifa, Nicholas Laboratories Indonesia, Novapharin, Novell Pharmaceutical, Nufarindo, Phapros, Pharma Laboratories, Pharos, PIM Pharmaceuticals, Promedrahardjo, PT Pyramid Farma, Rama Emerald, Samco Farma, Sampharindo Perdana.
Dilanjutkan Sanbe Farma, Soho Industri Pharmasi, Sunthi Sepuri, Taisho Pharmaceutical, Tempo Scan Pacific, Triyasa Nagamas Farma, Universal Pharmaceutical Industries, dan Afi Farma.
Sementara itu, ini 53 perusahaan farmasi yang diminta uji secara mandiri, tidak diuji oleh BPOM.
Yakni, Abbott Indonesia, Berlico Mulia Farma, Bernofarm, Caprifarmindo, Combiphar, Coronet Crown, CV OSB Corporation, CV OSFI Corporation, Dankos Kalbe Farma, Darya Varia, Dexa Medica, Erela, Erlimpex, Errita Pharma, Faratu.
Selanjutnya Ferron Par Pharmaceuticals, Fresenius Kabi, Graha Farma, Gratia Husada Farma, Hexapharm Jaya, Holi Pharma, Ifars, Ikapharmindo, Indofarma, Itrasal, Kalbe Farma, Lapi Laboratories, Lucas Djaja, Meprofarm, Mersifarma.
Kemudian Mulia Farma Suci, Mutifa, Nicholas Laboratories Indonesia, Novapharin, Novell Pharmaceutical, Nufarindo, Phapros, Pharma Laboratories, Pharos, PIM Pharmaceuticals, Promedrahardjo, PT Pyramid Farma, Rama Emerald, Samco Farma, Sampharindo Perdana.
Dilanjutkan Sanbe Farma, Soho Industri Pharmasi, Sunthi Sepuri, Taisho Pharmaceutical, Tempo Scan Pacific, Triyasa Nagamas Farma, Universal Pharmaceutical Industries, dan Afi Farma.
(maf)
Lihat Juga :