Dukungan Jokowi Menambah Kekuatan Politik Prabowo di Pilpres 2024

Senin, 07 November 2022 - 20:31 WIB
Dalam survei tersebut terungkap, banyak pendukung Jokowi-Ma'ruf yang setuju keputusan Ketum Partai Gerindra itu bergabung dengan pemerintah. "Pendukung Jokowi-Maruf, 41,1 persenmengaku setuju Prabowo bergabung. Hanya 17,3 persen yang tidak setuju," kata Arif.

Selanjutnya, tambah Arif, sebanyak 58,9 persen pendukung Prabowo-Sandi menyatakan setuju Prabowo gabung pemerintahan Jokowi. Sementara, yang tidak setuju hanya 15,8 persen. "Singkatnya, baik pemilih Jokowi apalagi Prabowo mayoritas sangat setuju dengan sikap yang diambil oleh Prabowo tersebut," ujar Arif.

Arif menjelaskan, para pendukung dua kubu yang tidak setuju itu tidak berpengaruh terhadap tingkat elektabilitas Prabowo saat ini. Hal itu terbukti dengan masih tingginya elektabilitas Prabowo dalam setiap survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei.

"Pemilih yang kecewa memang ada namun tidak memberikan dampak yang signifikan bagi elektabilitas Prabowo. Justru Prabowo kelak yang akan mendapat tambahan (dari) yang simpatik kepadanya," jelasnya.

Survei ini menggunakan multistage sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 1.230 responden. "Margin of error -/+ 2,83 persen dengan level of confidence 95 persen. Teknik pengumpulan data melalui wawancara tatap muka dengan bantuan kuesioner. Dilakukan tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia," kata dia.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!