Wapres Minta Elite Politik Hindari Politik Identitas di Pilpres 2024
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 19:45 WIB
"Saya pikir kita kerja kita bersama, santri akan terus menggaungkan ya paham Islam moderat dan menjaga supaya tidak terjadi konflik. Justru kita harus mendamaikan santri itu harus islah. Itu mendamaikan semua manusia apapun agamanya apa pun etnisnya, bahkan apapun bangsa dan negaranya," tutur Wapres.
Dia berharap masyarakat semakin dewasa dan dapat menghargai pilihan calon presiden dan parpol pilihannya masing-masing selayaknya analogi bunyi surat Al-Qur'an Lakum Dinukum Waliyadin.
"Buat anda partai Anda, buat saya partai saya. Buat anda capres Anda, buat saya Capres saya," jelas Ma'ruf Amin.
Wapres Ma'ruf Amin juga melihat jajaran pemerintah sudah mengantisipasi berbagai hal terkait potensi kerawanan yang dapat terjadi dalam perhelatan Pemilu 2024 baik Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden. Baca juga: Percepat Kesejahteraan Papua, Wapres: Pendidikan, Kesehatan Jadi Prioritas
"BNPT sudah pasti akan lebih intens ya menghadapi ini dan menyasar berbagai pihak yang kemungkinan ada kelompok-kelompok radikal, dan dari kalangan untuk keamanan intelijen jangan membiarkan adanya kelompok ini muncul ya," pungkas Ma'ruf Amin.
Dia berharap masyarakat semakin dewasa dan dapat menghargai pilihan calon presiden dan parpol pilihannya masing-masing selayaknya analogi bunyi surat Al-Qur'an Lakum Dinukum Waliyadin.
"Buat anda partai Anda, buat saya partai saya. Buat anda capres Anda, buat saya Capres saya," jelas Ma'ruf Amin.
Wapres Ma'ruf Amin juga melihat jajaran pemerintah sudah mengantisipasi berbagai hal terkait potensi kerawanan yang dapat terjadi dalam perhelatan Pemilu 2024 baik Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden. Baca juga: Percepat Kesejahteraan Papua, Wapres: Pendidikan, Kesehatan Jadi Prioritas
"BNPT sudah pasti akan lebih intens ya menghadapi ini dan menyasar berbagai pihak yang kemungkinan ada kelompok-kelompok radikal, dan dari kalangan untuk keamanan intelijen jangan membiarkan adanya kelompok ini muncul ya," pungkas Ma'ruf Amin.
(kri)
Lihat Juga :