Pilpres 2024, Batas Usia Minimal Capres Perlu Ditinjau Ulang
Rabu, 26 Oktober 2022 - 21:29 WIB
Mantan Presiden BEM Trisaksi tersebut menganggap ambang batas 20% dan batas minimal usia presiden itu antiprogresivitas. "Itu jelas nggak pro kaum muda dan menutup ruang para putri bangsa muda yang potensial untuk manggung sebagai pemimpin negeri," katanya.
Senada disampaikan Rian Ernest. Menurutnya, presidential threshold dan batas usia minimal presiden seperti pagar. "Kita pernah berjuang menggugat keduanya. Tapi MK selalu bilang ini Open Legal Policy, dilempar lagi bolanya ke DPR," katanya.
Anak muda yang datang dengan semangat alternatif, kata Rian, pasti tidak setuju dengan pembatasan tersebut. Sebab inti demokrasi adalah partisipasi bukan limitasi. "Kita percaya suara rakyat suara Tuhan. Vox Populi Vox Dei. Tapi berapa banyak suara rakyat terbakar gara-gara aturan pembatasan," katanya.
Saat ditanya soal pembatasan usia capres dan cawapres, ia sepakat perlu ditinjau ulang. "Seseorang bisa melakukan perbuatan hukum kan dari usia 21 ya. Lalu, kita perlu melihat pertimbangan psikis juga. Jadi ya kira-kira di usia 25 atau 27 cocok lah," katanya.
Senada disampaikan Rian Ernest. Menurutnya, presidential threshold dan batas usia minimal presiden seperti pagar. "Kita pernah berjuang menggugat keduanya. Tapi MK selalu bilang ini Open Legal Policy, dilempar lagi bolanya ke DPR," katanya.
Anak muda yang datang dengan semangat alternatif, kata Rian, pasti tidak setuju dengan pembatasan tersebut. Sebab inti demokrasi adalah partisipasi bukan limitasi. "Kita percaya suara rakyat suara Tuhan. Vox Populi Vox Dei. Tapi berapa banyak suara rakyat terbakar gara-gara aturan pembatasan," katanya.
Saat ditanya soal pembatasan usia capres dan cawapres, ia sepakat perlu ditinjau ulang. "Seseorang bisa melakukan perbuatan hukum kan dari usia 21 ya. Lalu, kita perlu melihat pertimbangan psikis juga. Jadi ya kira-kira di usia 25 atau 27 cocok lah," katanya.
(abd)
Lihat Juga :