Era Digital, Pemuda Diminta Berjuang Lewat Media Sosial
Senin, 06 Juli 2020 - 16:26 WIB
Di sisi lain, Jazilul juga mengajak para mahasiswa sebagai generasi terdidik untuk bisa berperan dalam bidang kebangsaan. Dan untuk bisa berjuang di bidang kebangsaan maka salah satu kanalnya adalah partai politik.
"Banyak pilihan parpol, itu adalah medan-medan perjuangan di wilayah kebangsaan. Medan perjuangan kebangsaan itu bisa juga jadi menteri, gubernur, itu adalah jabatan-jabatan politik," tutur Wakil Ketua Umum DPP PKB ini. (Baca juga: Sore Ini Airlangga Temui Prabowo di Kertanegara )
Menurut Jazilul, generasi muda terdidik, khususnya lulusan IIQ harus mengambil peran di bidang kebangsaan, selain juga bidang keagamaan yang menjadi core IIQ.
"Saya mengajak adik-adik sebagai sarjana Alquran mengambil kepeloporan di bidang keagamaan, juga di bidang politik. Jangan berdiam saja sehingga politik ini hanya diisi oleh orang-orang yang belum atau tidak memiliki dasar keagamaan yang kuat," tuturnya.
Jazilul meyakini jika ke depan lulusan IIQ bisa mengambil posisi-posisi penting di kenegaraan atau kebangsaaan maka arah pembangunan Indonesia ke depan jauh lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai alquran dan nilai-nilai rahmatan lil alamin.
"Banyak pilihan parpol, itu adalah medan-medan perjuangan di wilayah kebangsaan. Medan perjuangan kebangsaan itu bisa juga jadi menteri, gubernur, itu adalah jabatan-jabatan politik," tutur Wakil Ketua Umum DPP PKB ini. (Baca juga: Sore Ini Airlangga Temui Prabowo di Kertanegara )
Menurut Jazilul, generasi muda terdidik, khususnya lulusan IIQ harus mengambil peran di bidang kebangsaan, selain juga bidang keagamaan yang menjadi core IIQ.
"Saya mengajak adik-adik sebagai sarjana Alquran mengambil kepeloporan di bidang keagamaan, juga di bidang politik. Jangan berdiam saja sehingga politik ini hanya diisi oleh orang-orang yang belum atau tidak memiliki dasar keagamaan yang kuat," tuturnya.
Jazilul meyakini jika ke depan lulusan IIQ bisa mengambil posisi-posisi penting di kenegaraan atau kebangsaaan maka arah pembangunan Indonesia ke depan jauh lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai alquran dan nilai-nilai rahmatan lil alamin.
Lihat Juga :