8 Tokoh yang Kerap Mengkritik Pemerintah

Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:05 WIB
Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat pada 10 Desember 1954 ini dikenal sebagai ekonom senior. Dia beberapa kali menjadi menteri, antara lain Menko Ekuin (23 Agustus 2000-12 Juni 2001), Menteri Keuangan (12 Juni 2001-9 Agustus 2001), dan Menko Bidang Kemaritiman (12 Agustus 2015-27 Juli 2016).

Meski berada di pemerintahan Jokowi, Rizal tetap kritis terhadap hal-hal yang dianggapnya tidak benar. Dia pun memperkenalkan istilah jurus 'Rajawali Ngepret'.

Setelah berada di luar pemerintahan, Rizal makin vokal. Dalam sebuah kesempatan, dia menyebut pejabat yang tidak berprestasi pasti buzzer-nya banyak banget. "Mana bisa masalah bangsa diselesaikan dengan buzzer. Malah makin bingung," kata pria lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

"Buzzer inilah yang merusak dan sampah demokrasi," ujarnya.

7. Rocky Gerung

Filsuf kelahiran Manado 20 Januari 1959 ini dikenal dengan istilah 'akal sehat'. Dia kerap menyampaikan kritik tajam kepada pemerintah.

Terkait kritik dan akal sehat itu, Ustaz Abdul Somad (UAS) di channel YouTube Ustaz Abdul Somad, Minggu 21 Juni 2020, bertanya selama ini banyak yang menonton video Rocky Gerung tentang kritik dan akal sehat. "Itu Bung Rocky selama kritik ini ada tekanan atau ancaman?" tanya UAS.

Rocky mengakui banyak yang menonton videonya. Tapi, mereka bukan ingin mendapat pemahaman tentang akal sehat. "Tapi menunggu saya buat delik, lewat video itu. Banyak yang menunggu saya terpeleset di video, menunggu saya membuat delik, itu bahayanya tuh," tutur Rocky. (Baca juga: Rocky Gerung Sarankan Presiden 'Blusukan' ke Grup WA Emak-Emak ).

8. Tengku Zulkarnain

Ustaz Tengku Zulkarnain terkenal kerap menyampaikan kritik melalui akun Twitter-nya. Berbagai cuitannya di Twitter, terutama yang mengkritisi pemerintah, sering membuatnya di-bully.

Pria kelahiran Medan 14 Agustus 1963 yang kini menjabat Wasekjen MUI ini menyebut, aktifnya dia menyuarakan kritik terhadap pemerintah via Twitter lantaran lembaga atau kelompok masyarakat yang seharusnya bicara tak berani bersuara. (Baca juga: Jokowi Ancam Reshuffle, Tengku Zulkarnain: Ibarat Kanker Stadium 4 ).

"Kenyataannya kan mereka tidak bicara, ya terpaksa kita bicara dengan apa adanya," ujar Tengku dikutip dari channel YouTube Refly Harun.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!