DKPP Sebut Papua dan Sumatera Utara Paling Rawan Pelanggaran Etika Pemilu

Jum'at, 16 September 2022 - 13:35 WIB
"Karena DKPP itu berhasil dan tidak bukan karena banyaknya penanganan perkara, bukan karena banyaknya pelanggaran perkara tapi makin banyak berkurangnya. Kalau makin banyak berkurangnya penanganan perkara ya DKPP berhasil tapi kalau makin banyak berarti kita gagal," tuturnya.

DKPP pun juga akan bekerjasama dengan lembaga seperti KPU dan Bawaslu agar anggotanya tetap setia pada kode etik pemilu.

Memberikan pendidikan politik kepada masyarakat soal etika Pemilu juga akan digencarkan.

"Sehingga diharapkan ke depan, tidak banyak perkara yang ditangani oleh DKPP, tidak banyak pelanggaran etika di tingkat penyelenggara pemilu. Itu yang kita harapkan," jelas Heddy.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!