Polemik RUU HIP dan Pembakaran Bendera Partai, Waspadai Potensi Turbulensi Politik

Senin, 29 Juni 2020 - 08:30 WIB
Di sisi lain, lanjut Razikin, pihaknya juga berharap PDIP tidak memaksakan kehendak untuk meloloskan RUU HIP. Menurut dia, kepentingan untuk menghidupkan ajaran Bung Karno, tidak harus terlembagakan yang justeru mengerdilkan pikiran Soekarno.

"PDIP sendiri jangan mengerdilkan kebesaran Soekarno. Biarkan Soekarno hidup dalam sanubari seluruh rakyat Indonesia tanpa harus mengembalikan konsep Trisila dan Eka Sila yang menjadi ide Soekarno," ungkapnya. (Baca juga; Bendera Partai Dibakar, PDI Perjuangan Dipastikan Terus Fokus Pada Gagasan Soekarno )

Bagi Razikin, Soekarno itu seorang Islam yang taat, dan jangan lupa pikiran-pikiran Soekarno banyak dipengaruhi oleh tokoh-tokoh Islam seperti KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim As’ari dan lain-lain. "Artinya kalangan Islam juga sangat menghormat Soekarno," tandasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!