Gowes ke Sendang Sikucing, Ketua DPRD Bagikan Masker
Minggu, 28 Juni 2020 - 20:49 WIB
“Dipakai ya bu, ini sudah aturan dari pemerintah, biar masyarakat terhindar dari virus corona,” ucap Makmun dalam bahasa Jawa, menyambangi warga di sekitaran TPI Sendang Sekucing.
Melihat ada pembagian masker, sejumlah warga pun berbondong-bondong mendekat. Terlebih setelah mengetahui bahwa rombongan bersepda yang datang ini ketua DPRD, warga pun menyampaikan sejumlah uneg-unegnya. Dari mulai hasil tangkapan ikan para nelayan yang tidak menentu sampai harapan agar pemerintah memperhatikan perekonomian masyarakat nelayan.
“Iya, dengar kalau tidak pakai masker kena denda Rp 250 ribu. Di desa juga sudah diumumkan. Tapi maaf, kita orang kecil, lebih takut lapar daripada takut virus corona. Kami siap patuhi aturan, tapi tolong nasib kami juga diperhatikan. Tolong pak dewan bisa bantu perjuangkan,” kata Triyah, pengolah ikan asin kering di sekitaran TPI.
Mendengar curhatan warga, Makmun bisa memaklumi dan berharap pemerintah di tingkat desa bisa membantu menyosialisasikan kepada warganya. Dikatakan, bicara dengan rakyat kecil tidak cukup hanya dengan peraturan, tapi juga dengan memberikan perhatian.
“Kami akan terus mengajak warga untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah. Alhamdulilah, bantuan untuk warga terdampak sudah kami bagikan. Baik itu dari Dana Desa maupun bantuan dari Pemprov. Memang jumlahnya terbatas dan masih banyak warga yang belum kebagian. Semoga ada bantuan dari Pemkab Kendal,” ucap Harsoyo Budi Utomo, kepala Desa Sendang Sikucing.
Melihat ada pembagian masker, sejumlah warga pun berbondong-bondong mendekat. Terlebih setelah mengetahui bahwa rombongan bersepda yang datang ini ketua DPRD, warga pun menyampaikan sejumlah uneg-unegnya. Dari mulai hasil tangkapan ikan para nelayan yang tidak menentu sampai harapan agar pemerintah memperhatikan perekonomian masyarakat nelayan.
“Iya, dengar kalau tidak pakai masker kena denda Rp 250 ribu. Di desa juga sudah diumumkan. Tapi maaf, kita orang kecil, lebih takut lapar daripada takut virus corona. Kami siap patuhi aturan, tapi tolong nasib kami juga diperhatikan. Tolong pak dewan bisa bantu perjuangkan,” kata Triyah, pengolah ikan asin kering di sekitaran TPI.
Mendengar curhatan warga, Makmun bisa memaklumi dan berharap pemerintah di tingkat desa bisa membantu menyosialisasikan kepada warganya. Dikatakan, bicara dengan rakyat kecil tidak cukup hanya dengan peraturan, tapi juga dengan memberikan perhatian.
“Kami akan terus mengajak warga untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah. Alhamdulilah, bantuan untuk warga terdampak sudah kami bagikan. Baik itu dari Dana Desa maupun bantuan dari Pemprov. Memang jumlahnya terbatas dan masih banyak warga yang belum kebagian. Semoga ada bantuan dari Pemkab Kendal,” ucap Harsoyo Budi Utomo, kepala Desa Sendang Sikucing.
Lihat Juga :