Presiden Jokowi Diusulkan Jadi Bapak Pemuda Indonesia
Kamis, 21 Juli 2022 - 19:26 WIB
"Sekarang kita cari apa sih sebanarnya Pak Jokowi itu, kalau kita lihat apa yang mau disematkan pada Presiden (Jokowi) kita saat ini. Kalau dahulu Bung Karno kan kita sematkan Bapak Proklamator, Soeharto disematkan Bapak Pembangunan, Habibie disematkan Bapak Teknologi, Gus Dur disematkan Bapak Pluralisme, Megawati sebagai Penegak Konstitusi, SBY disematkan Bapak Perdamaian," tuturnya.
Dia menerangkan, Jokowi sebagai Presiden memang melakukan banyak pekerjaan infrastruktur dan pembangunan SDM, hanya saja tak sesuai bila disematkan sebagai Bapak Infrastruktur. Selain mirip dengan penyematan Soeharto sebagai Bapak Pembangunan, juga siapa pun bisa melakukan pekerjaan infrastruktur.
"Bagi saya ada hal penting, Pak Jokowi sangat inspiratif bagi kami sebagai aktivis. Lalu, tak ada sesuatu yang di dalam bayangan dia menjadi Presiden, tapi dia mampu mewujudkannya itu, menjadi inspirasi bagi anak muda," terangnya.
Pria yang dikenal dengan sebutan Cak Nanto itu menerangkan, Jokowi lebih cocok dengan penyematan Bapak Pemuda Indonesia lantaran dia mampu dan berani mengangkat anak muda meski terkadang anak muda itu ditempatkan tak sesuai dengan job description kemampuannya.
Misalnya saja Nadiem Makarim yang diangkat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbduristek).
Dia menerangkan, Jokowi sebagai Presiden memang melakukan banyak pekerjaan infrastruktur dan pembangunan SDM, hanya saja tak sesuai bila disematkan sebagai Bapak Infrastruktur. Selain mirip dengan penyematan Soeharto sebagai Bapak Pembangunan, juga siapa pun bisa melakukan pekerjaan infrastruktur.
"Bagi saya ada hal penting, Pak Jokowi sangat inspiratif bagi kami sebagai aktivis. Lalu, tak ada sesuatu yang di dalam bayangan dia menjadi Presiden, tapi dia mampu mewujudkannya itu, menjadi inspirasi bagi anak muda," terangnya.
Pria yang dikenal dengan sebutan Cak Nanto itu menerangkan, Jokowi lebih cocok dengan penyematan Bapak Pemuda Indonesia lantaran dia mampu dan berani mengangkat anak muda meski terkadang anak muda itu ditempatkan tak sesuai dengan job description kemampuannya.
Misalnya saja Nadiem Makarim yang diangkat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbduristek).
Lihat Juga :