Kongres ke-16 Fatayat NU: Perempuan Kunci Mencetak Generasi Tangguh

Senin, 18 Juli 2022 - 14:00 WIB
Sementara itu, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf menilai bahwa ntuk bisa menghadapi perubahan mendasar perlu ada transformasi budaya dan mental. "Fatayat akan menjadi aktor penting dalam transformasi budaya dan mental. Ibu-ibu berperan besar terhadap pendidikan anak-anak," ujarnya.

Baca juga: Momen Kehadiran Prabowo Subianto di Kongres XVI Fatayat NU di JSC Palembang



Selain Menaker dan Ketua Umum PBNU, penutupan Kongres Fatayat NU juga dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang menyampaikan selamat serta apresiasi kepada ketua terpilih. Kemudian, Sekjen PBNU Syaifullah Yusuf, Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi, serta sejumlah Anggota DPR RI Perempuan, yakni Siti Mukaromah (Komisi VI), Neng Eem Marhamah (Komisi V), Nur Nadlifah (Komisi IX), dan Ela Siti Nuryamah (Komisi IX) serta Anggia Ermarini (Komisi IV) yang juga Ketua PP Fatayat NU demisioner.

Kongres ke-16 Fatayat NU berlangsung sejak 14-17 Juli 2022. Kongres dihadiri sekitar 1.500 orang yang berasal dari 34 PW pada tingkat provinsi, 48p pimpinan cabang pada tingkat kabupaten/kota, dan pimpinan anak cabang pada tingkat kecamatan dan pimpinan ranting pada tingkat desa/kelurahan di seluruh Indonesia.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!