Pulihkan Ekonomi, Jokowi Dorong Pembukaan Konektivitas Terbatas di ASEAN

Jum'at, 26 Juni 2020 - 14:52 WIB
Travel corridor adalah pembukaan lintas batas negara secara terbatas dengan negara lain yang masing-masing memiliki kasus Covid-19. "Saya paham bahwa beberapa di antara kita, termasuk Indonesia, telah memulai pembicaraan secara bilateral baik dengan sesama negara ASEAN maupun dengan negara di luar ASEAN mengenai travel corridor. Namun demikian, sudah saatnya ASEAN, sebagai satu komunitas, memikirkan pengaturan ASEAN travel corridor," ungkapnya.

Meski demikian, Jokowi menekankan bahwa travel corridor ini harus dilakukan secara hati-hati. Utamanya dalam penerapan protokol kesehatan secara ketat. "Pengaturan travel corridor, tentunya harus dilakukan secara hati-hati, terukur, dan bertahap dimulai dengan essential business travel dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa ASEAN travel corridor, selain penting untuk percepatan pemulihan ekonomi, juga penting untuk menunjukkan arti strategis komunitas ASEAN di kawasan dan di mata dunia. Dia pun meminta agar masing-masing negara menugaskan menterinya untuk membahas hal ini."Kita tugaskan para Menteri untuk mulai membahas ASEAN travel corridor ini," tandasnya.

Selain konektivitas fisik, Jokowi juga mendorong konektivitas digital khususnya fasilitasi e-commerce, e-health, dan e-learning. Akses dan kapasitas UMKM untuk masuk platform digital juga harus diperluas.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!