Mahfud MD: Menjalankan Ibadah di Rumah Lebih Penting daripada Mengejar yang Sunah

Minggu, 26 April 2020 - 05:15 WIB
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md mengatakan saat ini menjauhi atau menghindari masalah tepatnya COVID-19 itu lebih baik. Foto/SINDOphoto
JAKARTA - Pada bulan Ramadhan ini, pemerintah meminta masyarakat untuk mendahulukan pencegahan penularan COVID-19. Itu lebih penting dari pada usaha untuk meraih pahala yang sunah.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md mengatakan saat ini menjauhi atau menghindari masalah tepatnya COVID-19 itu lebih baik. Masyarakat diminta untuk menjalankan salat tarawih di rumah lebih dahulu. Sementara waktu ini tidak menjalankannya di masjid untuk mencegah penularan virus Corona.



"Hindari yang membahayakan itu (COVID-19) daripada engkau ingin meraih pahala yang sifatnya sunah. Padahal yang sifatnya sunah itu bisa dilakukan dengan cara-cara lain dan dikompensasi cara-cara lain,” terangnya dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (25/04/2020).

Sejak awal Maret lalu, pemerintah menetapkan kebijakan phsycal distancing atau jaga jarak. Ini tentunya berimbas pada segala ibadah selama ramadhan ini, seperti tarawih dan berbuka puasa, harus dilakukan di rumah. Masyarakat Indonesia biasanya menggelar buka puasa bersama baik di rumah maupun restoran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!