AS Setujui Penjualan F15 EX ke Indonesia, Jenderal Andika Sebut Bagian dari Kebutuhan TNI AU
Senin, 23 Mei 2022 - 14:37 WIB
"Sistem pengadaan di Kemhan sebetulnya yang menjadi lead sector. Kami sebagai pengguna dan kami sebetulnya sudah mengajukan usulan itu sejak 2019. Sejak 2019 masing-masing angkatan termasuk Mabes TNI sudah mengajukan," jelasnya.
Terkini, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo bertemu KSAU Amerika Serikat (AS) Jenderal Charles Q Brown Jr di AS. Dalam pertemuan itu, salah satu topik yang dibahas terkait pengadaan jet tempur F-15EX atau yang memiliki kode khusus IDN.
“Kedua pemimpin juga membahas inisiatif modernisasi pertahanan Indonesia, termasuk pengadaan pesawat F-15IDN,” tulis Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangannya, Minggu (22/5/2022).
Sekadar informasi, Pemerintahan Presiden Joe Biden menyetujui penjualan senjata senilai hampir USD14 miliar atau sekitar Rp200 triliun kepada Pemerintah Indonesia. Penjualan senjata ke Indonesia hingga 36 jet tempur F-15, mesin dan peralatan terkait, termasuk amunisi dan sistem komunikasi. Baca juga: Kenakan Peci Hadiah Hendropriyono, Gus Yahya: Andika Perkasa NU Juga
"Sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan dan mempertahankan kemampuan bela diri yang kuat dan efektif,” jelas Departemen Luar Negeri AS.
Terkini, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo bertemu KSAU Amerika Serikat (AS) Jenderal Charles Q Brown Jr di AS. Dalam pertemuan itu, salah satu topik yang dibahas terkait pengadaan jet tempur F-15EX atau yang memiliki kode khusus IDN.
“Kedua pemimpin juga membahas inisiatif modernisasi pertahanan Indonesia, termasuk pengadaan pesawat F-15IDN,” tulis Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangannya, Minggu (22/5/2022).
Sekadar informasi, Pemerintahan Presiden Joe Biden menyetujui penjualan senjata senilai hampir USD14 miliar atau sekitar Rp200 triliun kepada Pemerintah Indonesia. Penjualan senjata ke Indonesia hingga 36 jet tempur F-15, mesin dan peralatan terkait, termasuk amunisi dan sistem komunikasi. Baca juga: Kenakan Peci Hadiah Hendropriyono, Gus Yahya: Andika Perkasa NU Juga
"Sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan dan mempertahankan kemampuan bela diri yang kuat dan efektif,” jelas Departemen Luar Negeri AS.
(kri)
Lihat Juga :