Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, YKMI: Bahaya Sudah Ada di Halaman Kita

Minggu, 22 Mei 2022 - 18:11 WIB
Diakui Jamal, LGBT memang tidak sekedar soal seks, tapi kecenderungan kepada sesama jenis, yang berawal dari perasaan cinta hingga bisa berujung pernikahan. Namun, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak menerima perkawinan sesama jenis, sehingga sebagian besar memilih melangsungkan pernikahan di luar negeri yang telah melegalkannya.

Jamal mengingatkan adanya kampanye LGBT yang sengaja dilakukan, tidak hanya masyarakat umum tapi juga lembaga internasional. Ada dana besar yang disediakan untuk kepentingan kampanye yang mendasarkan pada program depopulasi dunia atau pengurangan penduduk dunia.

"Ujungnya memang pengurangan penduduk dunia selain dengan wabah penyakit, bencana alam, dan makanan/minuman yang dikonsumsi," ujarnya.

Baca juga: Kibarkan Bendera LGBT, Pihak Kedubes Inggris Akui Hanya Sehari

Menurut Jamal, peristiwa pengibaran bendera pelangi oleh Kedubes Inggris menunjukkan bahwa Pemerintah Inggris terlibat dalam kampanye global pro LGBT. "Alarm bahaya sudah harus dinyalakan. Semua harus waspada bahwa bahaya sudah ada di halaman kita. Semoga banyak yang sadar dan bergerak bersama mencegahnya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!