Bentuk Koalisi, Airlangga Dinilai Berani Ubah Wajah Politik Indonesia

Jum'at, 13 Mei 2022 - 11:06 WIB
Dijelaskan Hasan, ujian terberat pencapresan itu bukan soal elektabilitas, tapi kemampuan membungkus koalisi partai pengusung jauh-jauh hari.

"Elektabilitas tanpa partai pengusung itu ibarat kepala yang melayang-layang tanpa badan dan kaki," ungkap Hasan.

Menurutnya, kemampuan membangun koalisi jauh-jauh hari itu menunjukkan leadership yang kuat. "Selain berani, ini juga akan jadi tren setter budaya politik baru di Indonesia yang selama ini terbiasa membangun koalisi dengan sistem kebut semalam, atau koalisi injury time," tegasnya.

"Enggak ada substansi sama sekali ketika injury time itu, kecuali bicara angka atau sekadar terpaksa karena tidak punya pilihan lain," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!