Jejak Politik Ahmad Mumtaz Rais, Anak Ketiga Amien Rais
Kamis, 07 April 2022 - 12:30 WIB
Diketahui, pada Kongres V PAN tersebut, Amien Rais, ayah Mumtaz, mendukung Mulfachri Harahap sebagai ketum PAN. Jika Mulfachri menang, Hanafi Rais, kakak Mumtaz, menjadi sekjen.
Baca juga: Kecil Kemungkinan Mumtaz Rais Pindah ke Partai Ummat
Jejak politik Mumtaz kembali terlihat jelang Pilkada Serentak 2020. Mumtaz mendapat rekomendasi dari DPP PAN untuk maju dalam Pilkada Sleman 2020. Baliho dipasang. Blusukan dilakukan. Namun, pada 2 Juli 2020, Mumtaz mengumumkan mundur dari pencalonan.
Di akun Instagram-nya, Mumtaz menjawab pertanyaan seputar mundurnya dia dari pencalonan. "Persiapan reshuffle, kawan...," begitu tulis Mumtaz menjawab komentar dari @helmihasanofficial.
Kala itu, beredar kabar Mumtaz akan disodorkan PAN menjadi menteri. Bahkan, ada yang mengaitkan hal ini dengan Amien Rais. Namun, Amien Rais dengan tegas membantah kabar mencalonkan anaknya menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju. Menurut Amien, itu adalah hoaks.
"Masak saya mencalonkan anak saya menjadi menterinya Jokowi? Ya Allah, nauzubillah min zalik. Itu adalah hoaks, hoaks. Kalau ada satu orang yang belum pernah menginjak Istana, tokoh, itu namanya Amien Rais, alhamdulillah," tegas Amien, menjawab pertanyaan peserta diskusi 'Bahaya Komunisme Di Dunia Islam - Prof Dr H Muhammad Amien Rais & KH Tengku Zulkarnain' yang juga ditayangkan di channel YouTube UTZ Official.
Sejarah membuktikan Mumtaz memang tak masuk dalam daftar menteri maupun wakil menteri hasil reshuffle. Ketika ramai pemberitaan soal Amien Rais akan mendirikan partai baru yang disebut-sebur bernama PAN Reformasi, Mumtaz yang menjabat Ketua DPP PAN pun bereaksi dan menyebutnya sebagai PAN Halusinasi. Mumtaz bahkan bernazar untuk berenang dari Pantai Kapuk sampai Labuan Bajo bila partai baru yang diklaim telah direstui bapaknya itu benar-benar terbentuk.
Baca juga: Kecil Kemungkinan Mumtaz Rais Pindah ke Partai Ummat
Jejak politik Mumtaz kembali terlihat jelang Pilkada Serentak 2020. Mumtaz mendapat rekomendasi dari DPP PAN untuk maju dalam Pilkada Sleman 2020. Baliho dipasang. Blusukan dilakukan. Namun, pada 2 Juli 2020, Mumtaz mengumumkan mundur dari pencalonan.
Di akun Instagram-nya, Mumtaz menjawab pertanyaan seputar mundurnya dia dari pencalonan. "Persiapan reshuffle, kawan...," begitu tulis Mumtaz menjawab komentar dari @helmihasanofficial.
Kala itu, beredar kabar Mumtaz akan disodorkan PAN menjadi menteri. Bahkan, ada yang mengaitkan hal ini dengan Amien Rais. Namun, Amien Rais dengan tegas membantah kabar mencalonkan anaknya menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju. Menurut Amien, itu adalah hoaks.
"Masak saya mencalonkan anak saya menjadi menterinya Jokowi? Ya Allah, nauzubillah min zalik. Itu adalah hoaks, hoaks. Kalau ada satu orang yang belum pernah menginjak Istana, tokoh, itu namanya Amien Rais, alhamdulillah," tegas Amien, menjawab pertanyaan peserta diskusi 'Bahaya Komunisme Di Dunia Islam - Prof Dr H Muhammad Amien Rais & KH Tengku Zulkarnain' yang juga ditayangkan di channel YouTube UTZ Official.
Sejarah membuktikan Mumtaz memang tak masuk dalam daftar menteri maupun wakil menteri hasil reshuffle. Ketika ramai pemberitaan soal Amien Rais akan mendirikan partai baru yang disebut-sebur bernama PAN Reformasi, Mumtaz yang menjabat Ketua DPP PAN pun bereaksi dan menyebutnya sebagai PAN Halusinasi. Mumtaz bahkan bernazar untuk berenang dari Pantai Kapuk sampai Labuan Bajo bila partai baru yang diklaim telah direstui bapaknya itu benar-benar terbentuk.
Lihat Juga :