Industri Automotif Mulai Optimistis
Jum'at, 01 April 2022 - 13:52 WIB
Peran insentif fiskal selama ini krusial dalam menstimulasi pemulihan tersebut, termasuk insentif PPnBM DTP kendaraan bermotor. Hal ini menyebabkan, tingkat pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor mampu bangkit dari kontraksi 14,1% di 2020 dan tumbuh 12,1% di 2021. Begitu juga dari sisi produksi, industri alat angkutan melonjak dari terkontraksi 19,9% pada 2020, lalu meningkat signifikan 17,8% pada 2021.
Pertumbuhan penjualan pada sektor automotif nasional memiliki peranan strategis dalam mendorong industri yang memiliki nilai tambah dan efek pengganda yang tinggi, serta menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Selain itu, sektor ini juga memiliki orientasi ekspor yang cukup baik, yaitu sekitar 15,6%.
Pameran Jakarta Auto Week (JAW) 2022 yang diselenggarakan pada 12- 20 Maret 2022 lalu, misalnya, mencatat nilai transaksi yang cukup baik pada penyelenggaraan pertamanya. Pameran automotif yang diselenggarakan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) itu memiliki fokus mendorong kegiatan penjualan.
Ajang pameran itu berhasil mendatangkan 53.164 orang yang diklaim sebagai calon pembeli potensial, JAW 2022 mencatatkan transaksi 5.919 unit kendaraan dengan nilai Rp2,3 triliun. Hasil tersebut merupakan jumlah transaksi yang didapat dari para peserta JAW 2022, yakni Daihatsu, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, dan Wuling.
Penjualan sebesar 5.919 unit selama 9 hari merupakan pencapaian yang sangat baik. Sebab, menurut catatan Gaikindo, penjualan kendaraan penumpang dalam kondisi normal dalam kurun waktu satu bulan adalah sekitar 13.500 unit.
Pertumbuhan penjualan pada sektor automotif nasional memiliki peranan strategis dalam mendorong industri yang memiliki nilai tambah dan efek pengganda yang tinggi, serta menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Selain itu, sektor ini juga memiliki orientasi ekspor yang cukup baik, yaitu sekitar 15,6%.
Pameran Jakarta Auto Week (JAW) 2022 yang diselenggarakan pada 12- 20 Maret 2022 lalu, misalnya, mencatat nilai transaksi yang cukup baik pada penyelenggaraan pertamanya. Pameran automotif yang diselenggarakan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) itu memiliki fokus mendorong kegiatan penjualan.
Ajang pameran itu berhasil mendatangkan 53.164 orang yang diklaim sebagai calon pembeli potensial, JAW 2022 mencatatkan transaksi 5.919 unit kendaraan dengan nilai Rp2,3 triliun. Hasil tersebut merupakan jumlah transaksi yang didapat dari para peserta JAW 2022, yakni Daihatsu, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, dan Wuling.
Penjualan sebesar 5.919 unit selama 9 hari merupakan pencapaian yang sangat baik. Sebab, menurut catatan Gaikindo, penjualan kendaraan penumpang dalam kondisi normal dalam kurun waktu satu bulan adalah sekitar 13.500 unit.
Lihat Juga :