Dokter Forensik: Nyawa Handi Korban Tabrak Lari di Nagrek Selamat Jika Dibawa ke RS
Kamis, 31 Maret 2022 - 17:20 WIB
"Orang pendarahan di otak saja butuh waktu lama ya untuk proses meninggal, ini hanya patah linier saja. Jadi dia kalau saja cepat dibawa RS itu bisa tertolong," tuturnya.
Seperti diberitakan, pasangan Handi Saputra dan Salsabila ditabrak Kolonel Priyanto di Jalan Nagreg, Jawa Barat pada 8 Desember 2021.
Baca juga: Hilangkan Barang Bukti, Tiga Oknum TNI AD Penabrak Sejoli di Nagrek Ganti Cat Mobil
Namun, pelaku penabrakan, yaitu Kolonel Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko, dan Koptu Ahmad Soleh, justru tidak membawa dua korban ke rumah sakit melainkan dibuang ke Sungai Serayu.
Warga kemudian menemukan jasad Salsabila di aliran Sungai Serayu Cilacap pada 11 Desember 2021. Pada hari yang sama jasad Handi ditemukan di aliran Sungai Serayu di Banyumas.
Seperti diberitakan, pasangan Handi Saputra dan Salsabila ditabrak Kolonel Priyanto di Jalan Nagreg, Jawa Barat pada 8 Desember 2021.
Baca juga: Hilangkan Barang Bukti, Tiga Oknum TNI AD Penabrak Sejoli di Nagrek Ganti Cat Mobil
Namun, pelaku penabrakan, yaitu Kolonel Priyanto, Kopda Andreas Dwi Atmoko, dan Koptu Ahmad Soleh, justru tidak membawa dua korban ke rumah sakit melainkan dibuang ke Sungai Serayu.
Warga kemudian menemukan jasad Salsabila di aliran Sungai Serayu Cilacap pada 11 Desember 2021. Pada hari yang sama jasad Handi ditemukan di aliran Sungai Serayu di Banyumas.
(cip)
Lihat Juga :