Dukung Belajar dari Rumah, Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi Perlu Diprioritaskan

Rabu, 17 Juni 2020 - 09:37 WIB
Keterbatasan mereka harus bisa diatasi agar hak untuk mendapatkan pendidikan yang merupakan amanat konstitusi tetap terpenuhi. Banyak sekolah, guru, dan siswa yang memiliki hambatan untuk melaksanakan BDR. Rata-rata masalah utamanya, infrastruktur listrik dan jaringan telekomunikasi, baik telepon maupun internet, yang tidak menjangkau wilayah sekolah dan tempat tinggal guru dan siswa.

Pagebluk Covid-19 seharusnya menjadi momentum pemerintah untuk mengevaluasi dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah. Putri politikus senior Golkar Fahmi Idris itu mendesak masalah itu segera diselesaikan. Apalagi, tahun ajaran baru sudah di depan mata, yakni pertengahan Juli. (Baca juga: Kasus Bertambah 1.106 Orang, Pelacakan Agresif Picu Lonjakan Pasien Positif ).

"Walaupun ada otonomi daerah, saya berharap pemerintah pusat 'mengintervensi' persoalan penting ini. Agar anak- anak di daerah yang akses internet dan listrik belum mumpuni tetap dapat belajar dengan baik," pungkasnya.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!