2 WNI Dieksekusi Mati di Arab Saudi, Ini Penjelasan Kemlu
Jum'at, 18 Maret 2022 - 04:00 WIB
Bahkan, pihak otoritas Arab Saudi beserta instansi Indonesia terkait yang berada di Arab Saudi tidak bisa melacak sidik jari serta data imigrasi korban. ”Data keimigrasian dan sidik jari korban juga tidak ditemukan di database imigrasi Arab Saudi,” ucapnya. Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati Pria karena Coba Bunuh Pasukan Keamanan
Korban hanya diketahui telah tiba di Arab Saudi sebelum tahun 2006 lalu. ”Korban diperkirakan tiba di Arab Saudi sebelum tahun 2006 atau sebelum pemberlakukan rekam data biometrik di Arab Saudi,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah menyebut pada hari ini ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang dieksekusi Mati di Arab Saudi. Kedua WNI tersebut adalah Agus Ahmad Arwas dan Nawali Hasan Ihsan. Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati 40 Orang Hanya dalam 6 Bulan
Informasi itu didapat dari pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Anis menyampaikan dirinya mendapat pesan dari Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha yang menyampaikan informasi tersebut.
”Lagi-lagi, WNI dieksekusi mati di Saudi. Tadi pagi jam 10.30, ada WA masuk dari Mas Judha Dir perlindungan WNI Kemlu. Mba, jam 11.00 kita zoom ya, emergency. Saya sudah terlalu hafal dengan kalimat itu, biasanya akan ada eksekusi,” ujar Anis dalam keterangan tertulis.
Korban hanya diketahui telah tiba di Arab Saudi sebelum tahun 2006 lalu. ”Korban diperkirakan tiba di Arab Saudi sebelum tahun 2006 atau sebelum pemberlakukan rekam data biometrik di Arab Saudi,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah menyebut pada hari ini ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang dieksekusi Mati di Arab Saudi. Kedua WNI tersebut adalah Agus Ahmad Arwas dan Nawali Hasan Ihsan. Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati 40 Orang Hanya dalam 6 Bulan
Informasi itu didapat dari pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Anis menyampaikan dirinya mendapat pesan dari Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha yang menyampaikan informasi tersebut.
”Lagi-lagi, WNI dieksekusi mati di Saudi. Tadi pagi jam 10.30, ada WA masuk dari Mas Judha Dir perlindungan WNI Kemlu. Mba, jam 11.00 kita zoom ya, emergency. Saya sudah terlalu hafal dengan kalimat itu, biasanya akan ada eksekusi,” ujar Anis dalam keterangan tertulis.
(ams)
Lihat Juga :