2 WNI Dieksekusi Mati di Arab Saudi, Ini Penjelasan Kemlu

Jum'at, 18 Maret 2022 - 04:00 WIB
loading...
2 WNI Dieksekusi Mati...
Penjelasan Kementria Luar Negeri terkait dua WNI Indonesia diesksekusi Arab Saudi. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dua warga negara Indonesia (WNI) Agus Ahmad Arwas dan Nawali Hasan Ihsan dieksekusi mati oleh otoritas Arab Saudi pada Kamis (17/3/2022) waktu setempat. Sebelumnya, Ahmad dan Nawali telah dipenjarakan sejak tahun 2011.

Hal tersebut, dikarenakan Ahmad dan Nawali diduga pihak otoritas Arab Saudi telah merenggut nyawa Fatmah alias Wartinah pada 2011 lalu. Baca juga: 2 WNI Dieksekusi Mati Arab Saudi

”Fatmah ditemukan dalam keadaan meninggal dengan tangan terikat dan mulut terplester. Pada korban ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik dan seksual,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha, dalam keterangan tertulis, Kamis (17/3/2022).

Hingga kini pemerintah terus menelusuri terkait identitas Fatmah. Serta menelusuri sanak keluarga korban yang ada di Indonesia. Namun, hasilnya nihil.”Pemerintah telah melakukan penelusuran data korban WNI atas nama Fatmah alias Wartinah dan keluarga di Indonesia. Namun hingga saat ini data tersebut tidak ditemukan,” jelasnya.

Bahkan, pihak otoritas Arab Saudi beserta instansi Indonesia terkait yang berada di Arab Saudi tidak bisa melacak sidik jari serta data imigrasi korban. ”Data keimigrasian dan sidik jari korban juga tidak ditemukan di database imigrasi Arab Saudi,” ucapnya. Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati Pria karena Coba Bunuh Pasukan Keamanan

Korban hanya diketahui telah tiba di Arab Saudi sebelum tahun 2006 lalu. ”Korban diperkirakan tiba di Arab Saudi sebelum tahun 2006 atau sebelum pemberlakukan rekam data biometrik di Arab Saudi,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah menyebut pada hari ini ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang dieksekusi Mati di Arab Saudi. Kedua WNI tersebut adalah Agus Ahmad Arwas dan Nawali Hasan Ihsan. Baca juga: Arab Saudi Eksekusi Mati 40 Orang Hanya dalam 6 Bulan

Informasi itu didapat dari pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Anis menyampaikan dirinya mendapat pesan dari Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha yang menyampaikan informasi tersebut.

”Lagi-lagi, WNI dieksekusi mati di Saudi. Tadi pagi jam 10.30, ada WA masuk dari Mas Judha Dir perlindungan WNI Kemlu. Mba, jam 11.00 kita zoom ya, emergency. Saya sudah terlalu hafal dengan kalimat itu, biasanya akan ada eksekusi,” ujar Anis dalam keterangan tertulis.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Rekomendasi
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Berita Terkini
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved