Robot Trading Kembali Makan Korban, Begini Penderitaan Para Member
Kamis, 10 Maret 2022 - 22:15 WIB
Ia mengaku sangat percaya, bahwa FH mampu menjadi bisnis yang menjanjikan. Kepercayaan akan bisnis ini bukan semata-mata ia mudah tergiur profit yang ditawarkan. Akan tetapi lebih pada kepercayaannya pada teman-teman yang mengajaknya.
“Saya, paling susah sebenarnya diajak bisnis yang beginian. Sudah banyak teman dan saudara yang mengajak saya bisnis yang serupa, tapi saya tidak tergiur. Saya tidak tertarik, “ katanya.
Tapi lain dengan FH. Lantaran yang menawarkan bisnis ini adalah teman yang sangat dipercaya, setelah melalui banyak pertimbangan dengan suami, ia memutuskan all out bergabung.
“Upline saya, kenal dan memiliki akses yang baik dengan ring 1. Sehingga saya pikir, jika ada sesuatu yang akan terjadi, saya berfikir akan diberi info lebih cepat sehingga dapat mengambil keputusan dengan cepat, “ ucapnya.
Tetapi ternyata nihil. Menjelang manipulasi MC, semua kontak di ring 1 tidak ada yang bisa dikontak. Tak ayal, saldo yang berada di akunnya sebesar 70.000$ hangus dalam waktu singkat.
Kejadian tersebut membuat ia syok. Selama dua hari, kedua matanya tidak dapat terpejam, hingga makan pun tak enak.
“Ini hasil tabungan saya untuk masa depan anak-anak dan keluarga. Bahkan tabungan angpao Mami, anak-anaknya, juga saya depositkan, dengan harapan agar tabungan mereka berkembang, " katanya sedih.
Harapan yang tidak sesuai kenyataan juga dirasakan MA yang turut mendepositkan uangnya hingga 35.000$. Ia bergabung dengan ibunya, ikut dalam bisnis ini. “Saya lihat di awal, FH membuka kantor di mana-mana. Waktu saya di Bali FH juga mengadakan acara yang brandingnya sangat besar. Jadi saya merasa yakin, FH ini ada masa depannya, “ ujarnya.
“Tetapi rupanya itu hanya akal-akalan saja. Saya betul-betul tidak menyangka, hanya dalam hitungan bulan, saya kehilangan uang sebanyak ini, “ katanya geram.
“Saya, paling susah sebenarnya diajak bisnis yang beginian. Sudah banyak teman dan saudara yang mengajak saya bisnis yang serupa, tapi saya tidak tergiur. Saya tidak tertarik, “ katanya.
Tapi lain dengan FH. Lantaran yang menawarkan bisnis ini adalah teman yang sangat dipercaya, setelah melalui banyak pertimbangan dengan suami, ia memutuskan all out bergabung.
“Upline saya, kenal dan memiliki akses yang baik dengan ring 1. Sehingga saya pikir, jika ada sesuatu yang akan terjadi, saya berfikir akan diberi info lebih cepat sehingga dapat mengambil keputusan dengan cepat, “ ucapnya.
Tetapi ternyata nihil. Menjelang manipulasi MC, semua kontak di ring 1 tidak ada yang bisa dikontak. Tak ayal, saldo yang berada di akunnya sebesar 70.000$ hangus dalam waktu singkat.
Kejadian tersebut membuat ia syok. Selama dua hari, kedua matanya tidak dapat terpejam, hingga makan pun tak enak.
“Ini hasil tabungan saya untuk masa depan anak-anak dan keluarga. Bahkan tabungan angpao Mami, anak-anaknya, juga saya depositkan, dengan harapan agar tabungan mereka berkembang, " katanya sedih.
Harapan yang tidak sesuai kenyataan juga dirasakan MA yang turut mendepositkan uangnya hingga 35.000$. Ia bergabung dengan ibunya, ikut dalam bisnis ini. “Saya lihat di awal, FH membuka kantor di mana-mana. Waktu saya di Bali FH juga mengadakan acara yang brandingnya sangat besar. Jadi saya merasa yakin, FH ini ada masa depannya, “ ujarnya.
“Tetapi rupanya itu hanya akal-akalan saja. Saya betul-betul tidak menyangka, hanya dalam hitungan bulan, saya kehilangan uang sebanyak ini, “ katanya geram.
Lihat Juga :