DPR Fokus Awasi Pilkada, Haji, dan Anggaran COVID-19
Senin, 15 Juni 2020 - 16:15 WIB
"Kita juga perlu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada dokter, tenaga kesehatan, TNI dan Polri, yang berada di depan dalam melayani masyarakat terdampak baik dari aspek penanganan kesehatan maupun dalam membangun ketertiban PSBB. Keberhasilan dalam menanggulangi COVID-19 adalah keberhasilan dari gotong-royong kita, bangsa Indonesia," katanya.
Dia menambahkan, dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, DPR melalui Alat Kelengkapan Dewan, pada masa sidang IV ini, akan melakukan rapat-rapat dengan mitra kerja maupun panitia kerja, khususnya dalam penanganan dampak COVID-19 di berbagai bidang dan sektor.
Puan mengatakan, DPR melalui Timwas Penanggulangan Bencana COVID-19, DPR akan melakukan pengawasan atas pelaksanaan alokasi anggaran dan program penanganan virus corona, termasuk mencermati efektivitas realokasi dan refocusing anggaran Covid-19 yang dilakukan di kementerian atau lembaga terkait.
"Fungsi pengawasan DPR juga akan diarahkan pada upaya pemulihan sosial dan ekonomi yang akan dilakukan oleh pemerintah, seperti pemulihan di bidang pendidikan dengan sistem pembelajaran jarak jauh, pemulihan pariwisata, pemulihan ekonomi nasional, dan sebagainya," katanya.
Dia menambahkan, dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, DPR melalui Alat Kelengkapan Dewan, pada masa sidang IV ini, akan melakukan rapat-rapat dengan mitra kerja maupun panitia kerja, khususnya dalam penanganan dampak COVID-19 di berbagai bidang dan sektor.
Puan mengatakan, DPR melalui Timwas Penanggulangan Bencana COVID-19, DPR akan melakukan pengawasan atas pelaksanaan alokasi anggaran dan program penanganan virus corona, termasuk mencermati efektivitas realokasi dan refocusing anggaran Covid-19 yang dilakukan di kementerian atau lembaga terkait.
"Fungsi pengawasan DPR juga akan diarahkan pada upaya pemulihan sosial dan ekonomi yang akan dilakukan oleh pemerintah, seperti pemulihan di bidang pendidikan dengan sistem pembelajaran jarak jauh, pemulihan pariwisata, pemulihan ekonomi nasional, dan sebagainya," katanya.
(abd)
Lihat Juga :