TNI AL Ungkap Alasan Pantai Selatan Dijadikan Tempat Latihan Tempur dan Pembaretan Marinir
Rabu, 23 Februari 2022 - 05:25 WIB
Latihan meliputi tahap komando, tahap laut, tahap hutan, tahap gerilya lawan gerilya, hingga yang tergolong berat, yakni tahap lintas medan dengan berjalan sejauh 300 Km.
Baca juga: Sertijab Dankormar, KSAL Ungkap tentang Kekuatan Marinir
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono angkat bicara mengenai alasan dipilihnya Pantai Selatan menjadi lokasi pembaretan.
Kata Julius, dipilihnya lokasi ini lantaran kondisi geografisnya yang menantang. Pantai Baruna setiap harinya tidak henti dihantam ombak dan gelombang tinggi Samudera Hindia.
Hal itu yang menyebabkan TNI AL memilih lokasi di Pantai Selatan. Diharapkan dari tempat ini dapat lahir prajurit yang tangguh, militan, serta pantang menyerah.
"Mengapa pembaretan di Selatan? Karena ombaknya lebih besar dan konturnya itu sulit sehingga mampu mendidik prajurit kita militan, pantang menyerah, tangguh," ungkap Julius ketika dihubungi MNC Portal, Selasa (22/2/2022).
Baca juga: Sertijab Dankormar, KSAL Ungkap tentang Kekuatan Marinir
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono angkat bicara mengenai alasan dipilihnya Pantai Selatan menjadi lokasi pembaretan.
Kata Julius, dipilihnya lokasi ini lantaran kondisi geografisnya yang menantang. Pantai Baruna setiap harinya tidak henti dihantam ombak dan gelombang tinggi Samudera Hindia.
Hal itu yang menyebabkan TNI AL memilih lokasi di Pantai Selatan. Diharapkan dari tempat ini dapat lahir prajurit yang tangguh, militan, serta pantang menyerah.
"Mengapa pembaretan di Selatan? Karena ombaknya lebih besar dan konturnya itu sulit sehingga mampu mendidik prajurit kita militan, pantang menyerah, tangguh," ungkap Julius ketika dihubungi MNC Portal, Selasa (22/2/2022).
Lihat Juga :