Dokter Reisa Ingatkan Pentingnya Jaga Jarak untuk Turunkan Risiko Penularan Covid-19
Rabu, 10 Juni 2020 - 17:33 WIB
Jaga jarak, tegas Reisa, merupakan langkah pencegahan terbaik bahkan bisa menurunkan risiko sampai dengan 85%. Paling efektif menurunkan transmission rate atau angka penurunan. "Terutama, ketika berada di ruang publik seperti transportasi umum," ujarnya.
Reisa mengatakan bahwa virus Covid-19 menular melalui droplet atau percikan air liur, maka wajib menggunakan masker, terutama ketika menggunakan transportasi. Selain itu, hindari kerumunan yang membatasi ruang gerak. "Ingat, jaga jarak tadi yang aman minimal satu meter dari orang lain. Jika hal ini tidak dapat dilakukan, pertimbangkan untuk menggunakan transportasi lain," tegasnya.
Langkah ini, kata Reisa, mudah sekali dilakukan namun dampaknya luar biasa besarnya. "Menurut penelitian yang saya sebutkan di atas tadi, angka penularan komunitas dapat ditekan sampai hampir ke angka nol," katanya. (Baca juga: Bertambah 1.241, Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 34.316 ).
Dengan begitu, adaptasi kebiasaan baru menuju aman Covid-19 dan produktif akan semakin cepat dan mudah dilakukan. "Mari kita mulai dari diri kita sekarang juga. Pastikan kita menyalahkan Covid-19 bersama-sama. Saya percaya kita mampu menjadi contoh dan teladan bagi Anda, keluarga, dan lingkungan sekitar. Dan terutama bagi anak-anak kita masa depan bangsa," tutup Reisa.
Reisa mengatakan bahwa virus Covid-19 menular melalui droplet atau percikan air liur, maka wajib menggunakan masker, terutama ketika menggunakan transportasi. Selain itu, hindari kerumunan yang membatasi ruang gerak. "Ingat, jaga jarak tadi yang aman minimal satu meter dari orang lain. Jika hal ini tidak dapat dilakukan, pertimbangkan untuk menggunakan transportasi lain," tegasnya.
Langkah ini, kata Reisa, mudah sekali dilakukan namun dampaknya luar biasa besarnya. "Menurut penelitian yang saya sebutkan di atas tadi, angka penularan komunitas dapat ditekan sampai hampir ke angka nol," katanya. (Baca juga: Bertambah 1.241, Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 34.316 ).
Dengan begitu, adaptasi kebiasaan baru menuju aman Covid-19 dan produktif akan semakin cepat dan mudah dilakukan. "Mari kita mulai dari diri kita sekarang juga. Pastikan kita menyalahkan Covid-19 bersama-sama. Saya percaya kita mampu menjadi contoh dan teladan bagi Anda, keluarga, dan lingkungan sekitar. Dan terutama bagi anak-anak kita masa depan bangsa," tutup Reisa.
(zik)
Lihat Juga :