Umrah Perdana Jadi Tolok Ukur Penyelenggaraan Haji 2022

Rabu, 05 Januari 2022 - 13:59 WIB


Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengakui dirinya belum membahas MoU terkait penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443H/2022M dengan Pemerintah Saudi Arabia. MoU dirasa penting dalam rangka menyepakati berbagai hal terutama besaran kuota, ketentuan-ketentuan mengenai teknis operasional haji, termasuk di antaranya ketentuan mengenai pelaksanaan manasik apabila pandemi Covid-19 masih berlangsung serta kebijakan protokol kesehatan (prokes) selama penyelenggaraan ibadah haji.

"Sampai saat ini kami belum mendapat undangan dari pemerintah kerajaan Saudi Arabia membahas dan penandatanganan MOU penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M," kata Menag saat rapat kerja bersama komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Selasa (30/11/2021).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!