Umrah Perdana Jadi Tolok Ukur Penyelenggaraan Haji 2022

Rabu, 05 Januari 2022 - 13:59 WIB
loading...
Umrah Perdana Jadi Tolok...
Keberhasilan pelaksanaan umrah perdana menjadi tolok ukur penyelenggaraan haji 2022. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Bina Haji Umrah Khusus Kementerian Agama ( Kemenag ) RI Nur Arifin menyatakan bahwa pelaksanaan umrah perdana menjadi tolok ukur bagi Arab Saudi dalam penyelenggaraan haji 2022. Pemberangkatan jamaah umrah perdana dari Indonesia dijadwalkan mulai 6 Januari 2022.

"Tentu umrah ini akan menjadi alat ukur Saudi Apakah haji tahun 2022 bisa dibuka atau tidak," kata Arifin saat dihubungi MNC Portal, Selasa (04/1/2022).

Menurutnya, jika Indonesia menyelenggarakan umrah dengan terus menjaga protokol kesehatan (prokes) secara ketat, maka diharapkan Saudi dapat melihat kesungguhan Indonesia dan kembali mempertimbangkan pembukaan haji 2022.



Baca juga: Kemenag: Keberangkatan Jamaah Umrah Setelah 6 Januari 2022

"Maka umrah ini, kalau memang ternyata dalam perjalanan bisa bagus, tertib, dan semua orang disiplin, sehingga tidak banyak kasus Covid atau varian Omicron lainnya, insyaAllah 2022 bisa haji," ujarnya.

Dalam upaya memberikan perlindungan dan keselamatan jamaah umrah serta meyakinkan mitra di Arab Saudi, menurut Arifin, Indonesia berusaha menyiapkan jamaah umrah berikut dengan penerapan protol kesehatan (prokes) sesuai dengan standar dengan penggunaan one gate policy (sistem satu pintu).Satu rombongan akan dikumpulkan terlebih dahulu menggunakan di Asrama Haji Jakarta untuk dilakukan skrining kesehatan dan proses karantina jamaah umrah sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi melalui Bandara Soekarno Hatta.

"Maka mudah-mudahan dan umrah ini bisa dijaga betul prosesnya, sehingga tertib tidak ada penambahan kasus Covid-19 kita harapkan demikian," katanya.

Baca juga: Biaya Umrah Rp28 Juta Sudah Final, Belum Termasuk PCR dan Karantina

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengakui dirinya belum membahas MoU terkait penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443H/2022M dengan Pemerintah Saudi Arabia. MoU dirasa penting dalam rangka menyepakati berbagai hal terutama besaran kuota, ketentuan-ketentuan mengenai teknis operasional haji, termasuk di antaranya ketentuan mengenai pelaksanaan manasik apabila pandemi Covid-19 masih berlangsung serta kebijakan protokol kesehatan (prokes) selama penyelenggaraan ibadah haji.

"Sampai saat ini kami belum mendapat undangan dari pemerintah kerajaan Saudi Arabia membahas dan penandatanganan MOU penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M," kata Menag saat rapat kerja bersama komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Selasa (30/11/2021).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Kemenag Akan Pantau...
Kemenag Akan Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 di 88 Titik, Ini Lokasinya
Perkuat Layanan, Kemenag...
Perkuat Layanan, Kemenag Bangun 1.758 Gedung KUA melalui SBSN
Buntut Kasus Pati, Pimpinan...
Buntut Kasus Pati, Pimpinan DPR Minta Kemenag Tak Obral Izin Pesantren
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Rekomendasi
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Berita Terkini
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved