KPK Buka Akademi Jurnalis Lawan Korupsi 2020
Rabu, 10 Juni 2020 - 00:47 WIB
Tahapan itu dimulai dengan menggelar webinar bertajuk Memahami Oligarki, Aspek Ketatanegaraan, Ekonomi dan Politik Pemberantasan Korupsi, Selasa (9/6/2020). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka Akademi Jurnalis Lawan Korupsi (ALJK) 2020. Tahapan itu dimulai dengan menggelar web seminar (webinar) bertajuk Memahami Oligarki, Aspek Ketatanegaraan, Ekonomi dan Politik Pemberantasan Korupsi, Selasa (9/6/2020).
(Baca juga: Ombudsman Temukan Maladministrasi Penyelenggaraan Persidangan Online)
Ada empat pemateri dalam diskusi daring itu yakni Chair of the Departement of Political Science North Western University Jeffrey Winters, Jurnalis dan Founder Narasi TV Najwa Shihab, Pakar Hukum Tata Negara UGM Zainal Arifin Mochtar dan ekonom Faisal Basri.
(Baca juga: KPK Umumkan Tersangka Korupsi di PTDI setelah Ada Penahanan)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan, kegiatan AJLK 2020 dilaksanakan sebagai upaya untuk mengajak masyarakat berperan serta bersama KPK dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, melalui akademi itu, publik diajak untuk memahami pemberantasan korupsi dari berbagai aspek.
"Masyarakat perlu disajikan pengetahuan dasar tentang sebab terjadinya korupsi, dampak korupsi dan cara mengawasinya bersama-sama," ungkap Alex saat membuka webinar.
(Baca juga: Ombudsman Temukan Maladministrasi Penyelenggaraan Persidangan Online)
Ada empat pemateri dalam diskusi daring itu yakni Chair of the Departement of Political Science North Western University Jeffrey Winters, Jurnalis dan Founder Narasi TV Najwa Shihab, Pakar Hukum Tata Negara UGM Zainal Arifin Mochtar dan ekonom Faisal Basri.
(Baca juga: KPK Umumkan Tersangka Korupsi di PTDI setelah Ada Penahanan)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan, kegiatan AJLK 2020 dilaksanakan sebagai upaya untuk mengajak masyarakat berperan serta bersama KPK dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, melalui akademi itu, publik diajak untuk memahami pemberantasan korupsi dari berbagai aspek.
"Masyarakat perlu disajikan pengetahuan dasar tentang sebab terjadinya korupsi, dampak korupsi dan cara mengawasinya bersama-sama," ungkap Alex saat membuka webinar.
Lihat Juga :