Kisah Riyanto, Anggota Banser yang Mati Syahid saat Menjaga Gereja di Malam Natal

Sabtu, 25 Desember 2021 - 08:11 WIB
Anggota Banser, Riyanto meninggal dunia akibat ledakan bom saat berjaga di Gereja Eben Haezer Mojokerto di malam Natal, 24 Desember 2000. FOTO/NU.OR.ID
JAKARTA - Bantuan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama ( Banser NU) selalu diingat ketika Hari Raya Natal tiba. Salah satu anggotanya, Riyanto mati syahid akibat ledakan bom saat berjaga pada malam Natal di Gereja Jemaat Pantekosta Indonesia atau GSJPDI Eben Haezer Mojokerto, Jawa Timur.

Kisah Riyanto yang terjadi 21 tahun silam itu kembali dikenang pada perayaan Natal tahun ini. Melalui sebuah thread di Twitter, akun resmi Jaringan Gusdurian menceritakan ulang peristiwa yang menimpa anggota Banser Kota Mojokerto tersebut.



Waktu itu, Ramadhan hari ke-20, bertepatan tanggal 24 Desember 2020. Riyanto berpamitan kepada ibunya tidak berbuka puasa di rumah. Ia izin berbuka bersama rekan-rekan anggota Banser lainnnya sekaligus mempersiapkan penjagaan di Gereja Eben Haezer Mojokerto.

Baca juga: Erick Thohir Resmi Dilantik Jadi Anggota Kehormatan Banser



Aktivitas menjaga gereja oleh Banser memang rutin dilakukan sejak 1996. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat itu, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menginstruksikan kepada Banser untuk menjaga gereja sebagai buntut dari kerusuhan dan pembakaran gereja di Situbondo, Jawa Timur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!