Jelang 91 Tahun, GP Ansor Perkuat Toleransi Ekonomi melalui BUMA dan Koperasi untuk Resiliensi Daerah

Sabtu, 28 Desember 2024 - 10:33 WIB
loading...
Jelang 91 Tahun, GP...
Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin menghadiri Ansor Bershalawat dan Rakercab serta Pelantikan PAC GP Ansor se-Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (26/12/2024). Foto: Ist
A A A
TASIKMALAYA - Di tengah momentum menuju usia ke-91 tahun, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mengambil langkah strategis memperkuat konsolidasi organisasi melalui pemberdayaan ekonomi kader.

Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan, program ini menjadi bagian dari transformasi organisasi untuk membangun "Ansor Masa Depan" yang mandiri dan berdaya saing.



"Ansor mandiri menjadi kebutuhan kita semuanya. Ketika kita sepaham dan membangun kekuatan tim dengan kesadaran sama, jaringan yang kita miliki akan menjadi rantai pasok bisnis yang menjadi penopang Nahdlatul Ulama (NU)," ujar Addin dalam acara Ansor Bershalawat dan Rakercab serta Pelantikan PAC GP Ansor se-Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (26/12/2024).

Menurut dia, implementasi program ini ditandai dengan pembentukan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat pusat. Di level akar rumput, GP Ansor mengembangkan jaringan koperasi yang berperan sebagai agregator ekonomi kader.

Selain itu, GP Ansor juga menegaskan pentingnya toleransi ekonomi sebagai fondasi utama dalam pemberdayaan ekonomi kader.

“Dalam membangun kemandirian ekonomi, kita harus menjunjung tinggi prinsip toleransi ekonomi yaitu menciptakan kerja sama lintas kelompok tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun identitas lainnya. Prinsip ini memungkinkan kader GP Ansor untuk menjadi jembatan harmoni dalam rantai pasok ekonomi nasional," ungkap Addin.

Program ini menjadi semakin strategis mengingat sebaran kader GP Ansor yang luas di berbagai sektor, mulai dari birokrasi, legislatif, hingga penyelenggara pemilu.

“Dengan infrastruktur sosial dan politik yang mengakar, pemberdayaan ekonomi diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan kader sekaligus memperkuat posisi organisasi,” katanya.

Selain pemberdayaan ekonomi, GP Ansor juga memperkuat kapasitas kader melalui program pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Langkah ini sejalan dengan konsep BISA (Bisnis, Inovasi, SDM, dan Anak Muda) yang menjadi pilar pengembangan organisasi dalam menghadapi bonus demografi 2034.

"Jika berwirausaha, tingkatkan keterampilannya dan membangun dengan percaya diri. Kita perlu memastikan kader-kader siap menghadapi tantangan masa depan," tambahnya.

Melalui pendekatan toleransi ekonomi ini, GP Ansor tidak hanya berfokus pada internal organisasi tetapi juga turut membangun keadilan ekonomi yang inklusif. Dengan demikian, setiap usaha yang dijalankan kader diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial-ekonomi antara berbagai kelompok masyarakat.

GP Ansor juga mendorong modernisasi sistem tata kelola organisasi, termasuk pengembangan institusi pendidikan nasional dan internasional. Melalui berbagai inisiatif tersebut, GP Ansor membuktikan komitmennya dalam membangun organisasi yang kuat, mandiri, serta berdaya saing tinggi menuju Indonesia Emas.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Layani Pemudik, GP Ansor...
Layani Pemudik, GP Ansor Dirikan 573 Posko Mudik di Sejumlah Provinsi
LBH GP Ansor Perintahkan...
LBH GP Ansor Perintahkan Jajarannya Dampingi Mahasiswa Pedemo yang Ditahan Polisi
Jurnalis Tempo Diteror...
Jurnalis Tempo Diteror Kepala Babi, GP Ansor Kecam Intimidasi terhadap Kebebasan Pers
Pro Kontra RUU TNI,...
Pro Kontra RUU TNI, GP Ansor: Masih Sejalan dengan Semangat Reformasi
Penerapan KUHP Baru...
Penerapan KUHP Baru 2026, LBH Ansor: Semangat Lepas dari Warisan Kolonial
APUDSI dan BKPRMI Siap...
APUDSI dan BKPRMI Siap Berkontribusi dalam Pengelolaan Kopdes Merah Putih
GP Ansor Luncurkan LMS...
GP Ansor Luncurkan LMS untuk Indonesia Emas 2045
Luncurkan Program Infaq...
Luncurkan Program Infaq Naik Kelas, Sandi Uno: Perkuat Ekonomi dan Berdayakan Umat
Prabowo Panggil Sejumlah...
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana, Budi Arie Sebut Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Rekomendasi
Its Family Time! Sambil...
It's Family Time! Sambil Kumpul Keluarga, Lebaran Ini Makin Berwarna Bareng Deretan Film Seru di GTV Seharian!!!
Its Family Time! Seharian...
It's Family Time! Seharian Keliling Rumah Tetangga, Sampai Rumah Waktunya Nonton Film-film Keren di Big Movies Platinum GTV!
Wulan Guritno Bekukan...
Wulan Guritno Bekukan Sel Telur demi Punya Anak sebelum Usia 45 Tahun
Berita Terkini
Media Publik Jadi Media...
Media Publik Jadi Media Negara: Langkah Mundur?
27 menit yang lalu
Jadwal Sidang Isbat...
Jadwal Sidang Isbat Idulfitri 2025
49 menit yang lalu
Karier Mantan Panglima...
Karier Mantan Panglima TNI Yudo Margono Setelah Pensiun, Pernah Berencana Jadi Petani
3 jam yang lalu
Sistem Talun Khas Indonesia...
Sistem Talun Khas Indonesia Ditampilkan di Amesterdam lewat Kopi
7 jam yang lalu
Arus Mudik Malam Ini,...
Arus Mudik Malam Ini, 40.000 Kendaraan Keluar dari Gerbang Tol Kalikangkung Semarang
8 jam yang lalu
Bursa Panglima TNI,...
Bursa Panglima TNI, Wakasal Erwin S. Aldedharma Berpeluang Jadi Calon Kuat
8 jam yang lalu
Infografis
Daerah Asal dan Tujuan...
Daerah Asal dan Tujuan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved