KLHK Sebut Keadilan Gender Sudah Melekat di Masyarakat Adat
Minggu, 12 Desember 2021 - 04:01 WIB
Yang terakhir tercermin dari bagaimana program-program di KLHK, bahkan kegiatan di setiap unit kerjanya, sudah mengarah pada 17 Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya nomor 5. “Jadi jika ditanya apakah sudah harmoni antara PUG di KLHK dan SDGs, maka jawabannya tentu sudah. Program-program kami sudah mengarah ke situ, khususnya yang kelima, yakni tentang kesetaraan gender,” jelasnya.
Dalam diskusi bertajuk Harmonisasi Pengarusutamaan Gender di KLHK dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Bersama atau SDGs ini, Apik juga menyampaikan KLHK berhasil mendapatkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori mentor dari pemerintah. Hal itu bisa diraih karena Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar memiliki komitmen kuat untuk menjadikan KLHK tidak saja netral gender, tetapi nature gender.
Baca juga: Gelar Festival Gender 2021, Pokja PUG KLHK Komitmen Wujudkan Nature Gender
Maksud dari nature gender adalah bagaimana menjadikan segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KLHK bisa meresapi dan menginternalisasi nilai-nilai keadilan gender. “Targetnya adalah bagaimana nilai keadilan gender bisa masuk dalam hati, pikiran, sekaligus perbuatan segenap ASN di KLHK, mulai dari tingkat pengambil kebijakan hingga staf,” ungkapnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, KLHK menggelar apa itu yang disebut sebagai Festival Gender yang telah dibuka pada Juni lalu dan akan ditutup pada Desember 2021. Festival ini diikuti oleh berbagai layer atau level jabatan di lingkungan KLHK dengan harapan agar segenap pegawai KLHK memiliki wadah dan waktu khusus untuk membincang perihal keadilan gender. “Ini soal gerakan massal dalam bentuk perbincangan terkait PUG yang melibatkan banyak pihak,” ujar Apik.
Dalam diskusi bertajuk Harmonisasi Pengarusutamaan Gender di KLHK dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Bersama atau SDGs ini, Apik juga menyampaikan KLHK berhasil mendapatkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori mentor dari pemerintah. Hal itu bisa diraih karena Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar memiliki komitmen kuat untuk menjadikan KLHK tidak saja netral gender, tetapi nature gender.
Baca juga: Gelar Festival Gender 2021, Pokja PUG KLHK Komitmen Wujudkan Nature Gender
Maksud dari nature gender adalah bagaimana menjadikan segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KLHK bisa meresapi dan menginternalisasi nilai-nilai keadilan gender. “Targetnya adalah bagaimana nilai keadilan gender bisa masuk dalam hati, pikiran, sekaligus perbuatan segenap ASN di KLHK, mulai dari tingkat pengambil kebijakan hingga staf,” ungkapnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, KLHK menggelar apa itu yang disebut sebagai Festival Gender yang telah dibuka pada Juni lalu dan akan ditutup pada Desember 2021. Festival ini diikuti oleh berbagai layer atau level jabatan di lingkungan KLHK dengan harapan agar segenap pegawai KLHK memiliki wadah dan waktu khusus untuk membincang perihal keadilan gender. “Ini soal gerakan massal dalam bentuk perbincangan terkait PUG yang melibatkan banyak pihak,” ujar Apik.
Lihat Juga :