Omicron dan Belajar dari Kegagalan Cekal Delta
Selasa, 07 Desember 2021 - 14:43 WIB
Bambang Soesatyo (Ist)
Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI, Kandidat Doktor Ilmu Hukum
Unpad/Dosen Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Politik (FHISIP) Universitas Terbuka
MENCEGAH eskalasi pandemi Covid-19 akibat meluasnya penularan varian Omicron menjadi tantangan bersama. Pemerintah dan masyarakat perlu belajar dari kegagalan cegah-tangkal varian Delta yang kemudian menjadi pemicu lonjakan kasus Covid-19 pada periode Juni-Juli hingga Agustus 2021. Diperlukan upaya ekstrakeras untuk cegah-tangkal masuknya varian Omicron.
Sebagai ancaman nyata, potensi masuknya varian baru virus Corona B.1.1.529 dari Afrika itu jangan sampai disederhanakan. Bahkan, setiap orang yang sudah menerima suntikan vaksin korona disarankan untuk tidak percaya diri berlebihan. Soalnya, varian baru ini mampu mengganggu kesehatan setiap orang sekalipun orang itu sudah dua kali disuntik vaksin.
Karena itu, semua orang diimbau untuk selalu mewaspadai ancaman ini. Apalagi, layaknya sedang bertempur, agresivitas serangan musuh dengan identitas varian Omicron itu sudah demikian dekat dengan teritori Indonesia, karena dia sudah terdeteksi di Singapura dan Malaysia, beberapa hari lalu.
Ketua MPR RI, Kandidat Doktor Ilmu Hukum
Unpad/Dosen Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Politik (FHISIP) Universitas Terbuka
MENCEGAH eskalasi pandemi Covid-19 akibat meluasnya penularan varian Omicron menjadi tantangan bersama. Pemerintah dan masyarakat perlu belajar dari kegagalan cegah-tangkal varian Delta yang kemudian menjadi pemicu lonjakan kasus Covid-19 pada periode Juni-Juli hingga Agustus 2021. Diperlukan upaya ekstrakeras untuk cegah-tangkal masuknya varian Omicron.
Sebagai ancaman nyata, potensi masuknya varian baru virus Corona B.1.1.529 dari Afrika itu jangan sampai disederhanakan. Bahkan, setiap orang yang sudah menerima suntikan vaksin korona disarankan untuk tidak percaya diri berlebihan. Soalnya, varian baru ini mampu mengganggu kesehatan setiap orang sekalipun orang itu sudah dua kali disuntik vaksin.
Karena itu, semua orang diimbau untuk selalu mewaspadai ancaman ini. Apalagi, layaknya sedang bertempur, agresivitas serangan musuh dengan identitas varian Omicron itu sudah demikian dekat dengan teritori Indonesia, karena dia sudah terdeteksi di Singapura dan Malaysia, beberapa hari lalu.
Lihat Juga :