Hetty Andika Perkasa Bagikan Sembako untuk Pemulung di Bantar Gebang
Minggu, 07 Juni 2020 - 03:42 WIB
Sementara itu, salah seorang pemulung bernama Rohmat,40, mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk perhatian bagi dirinya dan juga warga di pemukiman kumuh tersebut. "Selama Covid penghasilan saya menurun, kalau dulu sehari dapat 50.000, sekarang hanya 20.000 perhari, itupun kalau lancar," ujarnya.
Hal tersebut tidak disangkal oleh Napih,50 yang tempat tinggalnya berseberangan dengan Rohmat. "Akibat penghasilan menurun, istri saya hanya masak bawang campur cabe pake garam. Dengan adanya bantuan ini, Alhamdulillah saya bisa makan enak," tutur bapak empat anak yang sudah terjun menjadi pemulung sejak 2004 tersebut. (Baca juga: Hetty Andika Perkasa Bagikan Sembako untuk Petugas TPU Pondok Ranggon)
Sementara itu di tempat terpisah, Danramil Bantar Gebang Kapten Inf Pardi menyampaikan tempat diadakannya baksos oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana itu merupakan tempat terkumuh di antara beberapa permukiman pemulung yang ada di wilayahnya. "Permukiman tadi itu yang paling kumuh, apalagi saat musim hujan, selain menimbulkan bau yang tidak sedap ditambah pula dengan jalannya becek," tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dandenma Mabesad, Dandim 0507/Bekasi Kota, Bapak Lurah Sumur Batu dan aparatur pemerintahan kelurahan setempat.
Hal tersebut tidak disangkal oleh Napih,50 yang tempat tinggalnya berseberangan dengan Rohmat. "Akibat penghasilan menurun, istri saya hanya masak bawang campur cabe pake garam. Dengan adanya bantuan ini, Alhamdulillah saya bisa makan enak," tutur bapak empat anak yang sudah terjun menjadi pemulung sejak 2004 tersebut. (Baca juga: Hetty Andika Perkasa Bagikan Sembako untuk Petugas TPU Pondok Ranggon)
Sementara itu di tempat terpisah, Danramil Bantar Gebang Kapten Inf Pardi menyampaikan tempat diadakannya baksos oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana itu merupakan tempat terkumuh di antara beberapa permukiman pemulung yang ada di wilayahnya. "Permukiman tadi itu yang paling kumuh, apalagi saat musim hujan, selain menimbulkan bau yang tidak sedap ditambah pula dengan jalannya becek," tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dandenma Mabesad, Dandim 0507/Bekasi Kota, Bapak Lurah Sumur Batu dan aparatur pemerintahan kelurahan setempat.
(cip)
Lihat Juga :