Indonesia Masih Punya Waktu untuk Cegah Gelombang Ketiga Covid-19
Selasa, 23 November 2021 - 21:38 WIB
Selain itu, masyarakat juga diharapkannya untuk tidak lagi memilih-milih vaksin Covid-19 agar mempercepat terjadinya herd immunity. Adapun herd immunity baru terbentuk jika 70% masyarakat di Indonesia sudah divaksinasi dosis dua atau lengkap.
Jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 135,41 juta berdasarkan data hingga 23 November 2021. Sedangkan vaksin dosis kedua sudah mencapai 90,22 juta. Vaksinasi ke-3 sebanyak 1,21 juta.
"Terinfeksi alamiah itu tidak menjadi faktor dalam perhitungan target vaksinasi untuk mengendalikan atau menurunkan laju penularan Covid-19," tuturnya.
Sementara itu, Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman menilai Covid-19 bisa dikendalikan dengan penanganan yang mengombinasikan obat, vaksin, pembatasan sosial, 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan), dan 3T (testing, tracing, treatment).
Walaupun total vaksinasi lanjut usia (lansia) meningkat, namun capaian vaksinasi dosis kedua masih terbilang rendah. Maka itu, menurut Dicky, hal ini rawan karena proteksi untuk lansia hanya bertahan kurang dari 6 bulan.
Jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 135,41 juta berdasarkan data hingga 23 November 2021. Sedangkan vaksin dosis kedua sudah mencapai 90,22 juta. Vaksinasi ke-3 sebanyak 1,21 juta.
"Terinfeksi alamiah itu tidak menjadi faktor dalam perhitungan target vaksinasi untuk mengendalikan atau menurunkan laju penularan Covid-19," tuturnya.
Sementara itu, Epidemiolog dari Griffith University Dicky Budiman menilai Covid-19 bisa dikendalikan dengan penanganan yang mengombinasikan obat, vaksin, pembatasan sosial, 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan), dan 3T (testing, tracing, treatment).
Walaupun total vaksinasi lanjut usia (lansia) meningkat, namun capaian vaksinasi dosis kedua masih terbilang rendah. Maka itu, menurut Dicky, hal ini rawan karena proteksi untuk lansia hanya bertahan kurang dari 6 bulan.
Lihat Juga :