PROJO Minta Presiden Jokowi Bersihkan Mafia PCR di Pemerintahan
Senin, 01 November 2021 - 16:43 WIB
Petugas kesehatan melakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan RT-PCR saat simulasi penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (9/10/2021). FOTO/ANTARA/Fikri Yusuf
JAKARTA - PROJO meminta Presiden Joko Widodo menghilangkan pengaruh mafia PCR di pemerintahan. Aturan wajib uji PCR bagi penumpang moda transportasi massal yang berubah-ubah semakin mengindikasikan mafia PCR masih bercokol.
"Presiden Jokowi dapat segera bertindak. Beliau tahu mana kardus, mana kayu jati," kata Ketua Satgas Nasional Gerakan Percepatan Vaksinasi Covid-19 DPP PROJO Panel Barus dalam siaran pers, Senin (01/11/2201).
PROJO mempersoalkan syarat wajib PCR bagi penumpang moda transportasi baik darat, laut, maupun udara karena dianggap tidak jelas urgensinya, beban biaya tes PCR mencekik rakyat yang sedang susah dilanda pandemi Covid-19.
Baca juga: Syarat RT-PCR untuk Naik KA Jarak Jauh Maksimal 3x24 Jam
"Presiden Jokowi dapat segera bertindak. Beliau tahu mana kardus, mana kayu jati," kata Ketua Satgas Nasional Gerakan Percepatan Vaksinasi Covid-19 DPP PROJO Panel Barus dalam siaran pers, Senin (01/11/2201).
PROJO mempersoalkan syarat wajib PCR bagi penumpang moda transportasi baik darat, laut, maupun udara karena dianggap tidak jelas urgensinya, beban biaya tes PCR mencekik rakyat yang sedang susah dilanda pandemi Covid-19.
Baca juga: Syarat RT-PCR untuk Naik KA Jarak Jauh Maksimal 3x24 Jam
Lihat Juga :