Panduan Muhammadiyah Hadapi Pandemi dan Dampak Covid-19

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:13 WIB
Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta. Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan tuntunan dan panduan dalam menghadapi pandemi dan dampak virus corona atau Covid-19 .

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, hal tersebut dikeluarkan karena mempertimbangkan keterangan para dokter, ahli epidemiologi dan virologi, dari sudut kesehatan Indonesia masih dalam masa darurat Covid-19, ditandai terjadinya fluktuasi kasus setiap waktu. Di sisi lain, sesuai laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terdapat beberapa daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19.



"Ini semua merupakan rahmat Allah SWT dan hasil usaha pemerintah dan masyarakat, termasuk warga Muhammadiyah yang bekerja tulus ikhlas membantu mengatasi pandemi Covid-19," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2020).

Haedar Nashir mengatakan, akibat dari pandemi Covid-19, Indonesia mengalami masalah ekonomi dan sosial yang berat. Masalah ekonomi telah menimbulkan banyak anggota masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Selain itu, terjadi dampak sosial seperti depresi, produktivitas yang rendah, dan masalah sosial lainnya. (Baca juga: Penjelasan MUI Soal Umat Islam di Indonesia Tidak Boleh Salat Jumat 2 Gelombang ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!