Energi Pemuda Sangat Besar Cegah Radikalisme dan Terorisme

Kamis, 28 Oktober 2021 - 15:52 WIB
Ia juga mengingatkan kepada para pemuda untuk terus mengawal dan merawat bangsa ini selama-lamanya selagi hayat masih di kandung badan. Walaupun gesekan dan dinamika menjadi hal yang lumrah terjadi. Namun hal tersebut juga tidak boleh dibiarkan begitu saja. Apalagi tindakan itu dibarengi dengan praktik-praktik yang merusak kehidupan bersama dan melanggar hukum.

"Jadi kalau ada yang seperti itu bisa saja memang ada kelompok yang memainkan dalam rangka kepentingan tertentu yang membuat kekisruhan untuk mencapai agendanya untuk melakukan hal-hal yang bersifat gesekan. Nah itu akan membahayakan dan bisa disebut musuh negara," katanya.

Dalam kesempatannya, Jimmy juga menyinggung terkait peran pemerintah serta tokoh masyarakat yang kian hari mulai menunjukkan perkembangan kearah yang lebih baik ditunjukkan dengan mulai gencarnya program moderasi beragama. Namun Jimmy masih menyayangkan kurang tegasnya peran pemimpin daerah dalam mengatasi konflik serta diskriminasi suku dan agama yang kerap terjadi di daerah.

Jimmy juga menegaskan pentingnya peran dari ormas atau tokoh masyarakat untuk ikut terjun mengawal cita-cita untuk membangun bangsa ini menjadi bangsa yang maju, majemuk, dan menciptakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ia menuturkan, PGI dalam perannya di masyarakat telah melakukan banyak program mulai dari edukasi tentang keberagaman baik dalam kalangan kekristenan maupun lintas iman. Serta program terkait isu kemanusiaan, isu persatuan, lingkungan hidup hingga literasi yang bekerja sama sebagai mitra kritis pemerintah serta lembaga lintas iman dan lintas budaya.

"Komitmen kebangsaan itu sudah ada dalam kelembagaan ini sejak awal didirikan, PGI merupakan bagian dari Nusantara yang ikut bertanggung jawab untuk hidup sebagai warga negara, hidup dalam keberagaman, menghormati keberagaman dan memastikan keberagaman itu tidak terganggu dari unsur yang menginginkan sesuatu yang dapat merusak atau terganggunya negara ini," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!