Kala Soeharto Gagal Jegal Gus Dur di Muktamar Cipasung, Momentum Kemenangan Santri
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 10:53 WIB
Setelah didiamkan Soeharto gara-gara Muktamar Cipasung, Gus Dur akhirnya bertemu dengan penguasa Orde Baru itu dua tahun kemudian. Foto/ist
”Ia (Gus Dur) mencoba membenarkan sikapnya ini dengan mengatakan bahwa dia prihatin dengan apa yang mungkin dialami NU dan mengenai akan segera berakhirnya rezim Soeharto,” tulis Greg dalam buku berjudul Biografi Abdurrahman Wahid (2003), dikutip Jumat (22/10/2021).
“Akan ada badai dan laut akan sangat berombak. Dan lebih dari pada sebelumnya, NU akan memerlukan seorang kapten yang berpengalaman,” ucap Gus Dur yang dicatat Greg Barton.
Baca juga: Cerita Amien Rais Seputar Pelengseran Gus Dur pada 2001
Tentu saja, kapten berpengalaman yang dimaksud Gus Dur adalah dirinya. Gus Dur sudah dua kali mulus memenangkan pemilihan ketua PBNU sejak Muktamar NU 1984. Merespons langkah Gus Dur, tak kurang 1.500 tentara dan polisi dikerahkan, baik yang berseragam maupun intelijen. Secara formal mereka bertugas ”mengamankan” jalannnya muktamar.
Lihat Juga :