Mundurnya Belva Devara karena Besarnya Tekanan Publik

Rabu, 22 April 2020 - 10:50 WIB
Menurut dia, Belva seharusnya bisa membedakan dan memberi batasan antara dirinya sebagai stafsus dan pengusaha. Cecep menilai Belva juga masih minim pengalaman dalam birokrasi dan politik praktis. "Banyak kepentingan ketika Jokowi memilih stafsus milenial. Ini dalam rangka akomodasi dan meraih basis dukungan," ujarnya.

Dalam beberapa pekan ini, stafsus 'milenial' Jokowi banyak berbuat ulah. Andi Taufan Garuda Putra sempat membuat geger dengan membuat surat permohonan berkop Sekretariat Kabinet. Surat itu meminta seluruh camat untuk melibatkan PT Amartha Mikro Fintek dalam proses pendataan kebutuhan dan edukasi alat pelindung diri (APD).

Cecep menilai, apabila tekanan publik semakin membesar, sangat mungkin Taufan keluar juga dari Istana. “Ketika dia masuk ke rumah kekuasaan, dia awalnya (melakukan itu) enggak masalah. Lama kelamaan power tend to corrupt, absolute power corrupts absolutely," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!