Ramai Rencana Nama Jalan Mustafa Kemal Ataturk, Sekjen PBNU Usulkan Tokoh Betawi
Senin, 18 Oktober 2021 - 18:24 WIB
Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini mengusulkan agar nama jalan di DKI Jakarta lebih baik menggunakan nama tokoh-tokoh Betawi. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Nama Mustafa Kemal Ataturk tengah menjadi perbincangan publik di Indonesia. Tokoh yang dikenal sebagai Bapak Turki Modern itu dikabarkan akan dijadikan nama jalan di Jakarta sebagai timbal balik pemberian nama jalan Ahmet Sukarno di dekat Kantor KBRI Ankara.
Menanggapi hal tersebut, Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini mengusulkan agar nama jalan di DKI Jakarta lebih baik menggunakan nama tokoh-tokoh Betawi, seperti Guru Manshur (Jembatan Lima), Guru Mughni (Kuningan), dan Guru Marzuki (Cipinang).
"Tentang rencana pemberian nama jalan protokol Jakarta dengan nama tokoh pembaharu Turki, menurut saya jauh lebih bijaksana jika menggunakan nama tokoh Betawi yg menginspirasi, seperti: Guru Manshur (Jembatan Lima), Guru Mughni (kuningan) & Guru Marzuki (Cipinang). Setuju?" tulis Helmy di akun Twitternya, Senin (18/10/2021).
Baca juga: Bukan Mustafa Kemal Ataturk, Fadli Zon Usul Muhammad al Fatih sebagai Nama Jalan di Jakarta
Menanggapi hal tersebut, Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini mengusulkan agar nama jalan di DKI Jakarta lebih baik menggunakan nama tokoh-tokoh Betawi, seperti Guru Manshur (Jembatan Lima), Guru Mughni (Kuningan), dan Guru Marzuki (Cipinang).
"Tentang rencana pemberian nama jalan protokol Jakarta dengan nama tokoh pembaharu Turki, menurut saya jauh lebih bijaksana jika menggunakan nama tokoh Betawi yg menginspirasi, seperti: Guru Manshur (Jembatan Lima), Guru Mughni (kuningan) & Guru Marzuki (Cipinang). Setuju?" tulis Helmy di akun Twitternya, Senin (18/10/2021).
Baca juga: Bukan Mustafa Kemal Ataturk, Fadli Zon Usul Muhammad al Fatih sebagai Nama Jalan di Jakarta
Lihat Juga :