PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:54 WIB
loading...
PBNU: Iduladha 2026...
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, KH. Macshoem Faqih mengungkapkan Iduladha 1447 Hijriah tahun ini hadir di tengah situasi dunia yang penuh ketegangan akibat perang. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, KH. Macshoem Faqih mengungkapkan Iduladha 1447 Hijriah tahun ini hadir di tengah situasi dunia yang penuh ketegangan akibat perang, krisis kemanusiaan, dan tekanan ekonomi global. Dia menambahkan, konflik yang terus memanas antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah menciptakan ketidakpastian dunia yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, termasuk naiknya harga kebutuhan pokok dan melemahnya rasa aman sosial.

“Di saat gema takbir berkumandang, dunia justru sedang dipenuhi kabar tentang perang, ketegangan politik, dan krisis kemanusiaan yang belum juga reda,” ujar KH. Macshoem Faqih dalam refleksi Iduladha 2026, Minggu (24/5/2026).

Majelis Masyayikh Pondok Pesantren Langitan, Widang, Tuban itu mengatakan, Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan atau ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali nilai kesabaran, ketaatan, dan pengorbanan di tengah dunia yang semakin individualistis.

Baca juga: Jangan Lupa Besok Puasa Tarwiyah, Begini Bacaan Niatnya

Gus Macshoem menjelaskan, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengandung pesan universal tentang bagaimana manusia menjaga kemanusiaannya ketika menghadapi ujian hidup yang berat. “Kesabaran yang diajarkan Iduladha bukan menyerah tanpa usaha, tetapi kemampuan menjaga arah hidup ketika keadaan terasa berat,” katanya.

Gus Macshoem menilai tekanan hidup modern membuat banyak orang mudah marah, mudah putus asa, dan kehilangan ketenangan. Menurut dia, media sosial juga memperlihatkan bagaimana manusia semakin mudah terjebak dalam pertengkaran dan kemarahan. “Padahal kesabaran adalah kekuatan. Ia menjaga manusia tetap berpikir jernih ketika emosi sedang penuh,” ujarnya.

Lihat video: Jelang Iduladha, Peternak Sapi Kebanjiran Pesanan


Selain itu, Gus Macshoem menegaskan bahwa Iduladha juga mengajarkan pentingnya ketaatan di tengah budaya instan yang mendorong manusia mengejar keuntungan pribadi tanpa mempertimbangkan nilai kejujuran dan amanah. “Kita melihat bagaimana perebutan kepentingan dan ambisi kekuasaan membuat dunia semakin gaduh. Yang paling merasakan dampaknya justru masyarakat kecil,” kata Gus Macshoem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Rekomendasi
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved