Kartini Masa Kini di Tengah Pandemi

Rabu, 22 April 2020 - 08:08 WIB
Masa-masa saat ini memberikan tantangan besar bagi para wanita tersebut menjalankan perannya. Dapat dibayangkan, dengan diliburkannya sekolah-sekolah, para ibu harus mendampingi anak-anaknya selama 24 jam, termasuk dalam melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring. Selain melakukan pekerjaan yang mereka lakukan sehari-hari, para ibu harus memastikan kedisiplinan anak-anaknya, mengajarkan materi-materi pelajaran, serta membantu mengerjakan tugas-tugas sekolah. Tak sedikit dari mereka yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah dan mereka harus melaksanakan proses ini berulang-ulang setiap harinya.

Peran tambahan sebagai pendidik yang para wanita sekarang dapatkan juga harus mereka seimbangkan dengan tugas-tugas rumah tangga lainnya. Dengan kegiatan dilaksanakan di dalam rumah, beban rumah tangga menjadi lebih besar. Apalagi masyarakat masih menuntut wanita sebagai satu-satunya pihak yang bertanggung jawab untuk kegiatan-kegiatan seperti memasak, mencuci baju, dan membersihkan rumah. Padahal banyak wanita yang juga memiliki peran sebagai tulang punggung keluarga yang mencari nafkah atau memiliki peran publik yang penting juga di masyarakat.

Ibu memiliki peranan yang sangat penting dalam masa Covid-19. Untuk memastikan seluruh masyarakat dapat melewati masa-masa pandemi, maka setiap keluarga harus melakukan hal-hal yang tepat. Ibu memiliki peran krusial dalam memastikan bahwa seluruh anggota keluarganya menjalani gaya hidup yang sehat. Ibu yang biasanya memastikan bahwa keluarganya memiliki pola makan yang sehat, melakukan olahraga, meminum vitamin dan suplemen tambahan, serta beragam hal lainnya. Ibu jugalah yang paling berperan besar dalam memastikan seluruh keluarga memiliki kebiasaan mencuci tangan dan memakai masker, serta senantiasa menjaga jarak fisik.

Selain kesehatan fisik, ibu juga berperan besar dalam menjaga kesehatan mental para anggota keluarganya. Ibu-ibu perlu memastikan anak-anak tidak bosan di rumah dan tidak tertekan melaksanakan tugas-tugas sekolah. Ibu juga yang memberikan dukungan emosional kepada suami, terutama dalam masa ekonomi yang sulit. Ibu memikirkan segala cara agar anggota keluarga efektif dalam melakukan protokol Covid-19, dengan tetap merasa bahagia. Apalagi karena kesehatan mental sangatlah penting untuk daya tahan tubuh.

Tentunya, semua ini tidaklah mudah untuk dijalankan secara bersamaan. Untuk itu, negara harus hadir untuk para Kartini pada masa ini. Keluhan dan aspirasi para wanita harus didengarkan. Berbagai macam program pemerintah untuk mengatasi dampak Covid-19 harus memperhatikan kebutuhan para perempuan. Kebijakan-kebijakan juga harus berupaya dalam memberdayakan perempuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!