Pemuda Muhammadiyah: Ade Armando Jangan Over Acting

Senin, 01 Juni 2020 - 23:59 WIB
Razikin berpendapat, ada dua hal yang perlu disampaikan pihaknya, yakni penyelenggara Webinar Nasional yang digelar Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama) dan Kolegium Jurist Institute (KJI) bertajuk Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di era Pandemi Covid-19 siang tadi sama sekali tidak ada hubungannya secara organisatoris dengan Muhammadiyah.

"Karena itu salah besar Ade Armando menuding Muhammadiyah menggulirkan isu pemakzulan Presiden," ungkap Razikin.(Baca juga: Din Syamsuddin: Kebebasan Berpendapat Itu Hak Manusia )

Dia melanjutkan, Muhammadiyah tidak pernah berpikir atau memiliki niat sedikit pun memakzulkan Presiden yang sah. "Kami di Muhammadiyah khususnya Pemuda Muhammadiyah yang menjadi bagian integral dari Muhammadiyah sangat menghormati Presiden yang sedang memimpin," ujarnya.

Namun, pihaknya akan memberikan kritikan jika ada persoalan di pemerintahan. Jika diminta memberikan masukan, pihaknya pun bersedia.

Menurut Razikin, diskusi yang dilakukan Mahutama itu merupakan sesuatu yang biasa saja, dan tidak boleh ada satu orangpun yang mempersoalkannya, apalagi seorang Ade Armando.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!