Pemerintah Didorong Perbaiki Sistem Kesehatan Sebelum Tetapkan Covid-19 sebagai Endemi
Senin, 20 September 2021 - 07:56 WIB
"Jadi, sebelum menetapkan endemi, pemerintah harus menyiapkan sarana prasarana faskes, SDM tenaga kesehatan (nakes), apoteker, petugas lab, ketersediaan obat, alat kesehatan (alkes), oksigen, perbaikan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), rujukan, dukungan anggaran, dan kemampuan puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) melakukan upaya promotif dan preventif," kata legislator PKS itu.
Untuk diketahui, persiapan transisi dari pandemi ke endemi ini telah disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. "Kita harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi dan juga mulai belajar hidup bersama dengan Covid,” ujar Presiden usai meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 di SLB (Sekolah Luar Biasa) Negeri 1 Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat, 10 September 2021 seperti dikutip dari situs presidenri.go.id.
Baca juga: Moeldoko: Pemerintah Susun Kebijakan Pergeseran dari Pandemi ke Endemi Covid-19
Namun Presiden tetap mengingatkan agar masyarakat tidak euforia berlebihan dan abai akan protokol kesehatan utamanya memakai masker. "Ini penting saya sampaikan agar kita tidak euforia yang berlebihan, senang-senang yang berlebihan, karena kita semuanya, masyarakat harus sadar bahwa Covid selalu megintip kita, sehingga protokol kesehatan harus terus dilakukan terutama memakai masker," kata Presiden.
Untuk diketahui, persiapan transisi dari pandemi ke endemi ini telah disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. "Kita harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi dan juga mulai belajar hidup bersama dengan Covid,” ujar Presiden usai meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 di SLB (Sekolah Luar Biasa) Negeri 1 Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat, 10 September 2021 seperti dikutip dari situs presidenri.go.id.
Baca juga: Moeldoko: Pemerintah Susun Kebijakan Pergeseran dari Pandemi ke Endemi Covid-19
Namun Presiden tetap mengingatkan agar masyarakat tidak euforia berlebihan dan abai akan protokol kesehatan utamanya memakai masker. "Ini penting saya sampaikan agar kita tidak euforia yang berlebihan, senang-senang yang berlebihan, karena kita semuanya, masyarakat harus sadar bahwa Covid selalu megintip kita, sehingga protokol kesehatan harus terus dilakukan terutama memakai masker," kata Presiden.
(abd)
Lihat Juga :