Mendagri: Negara Berusaha Menyelamatkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi
Sabtu, 30 Mei 2020 - 08:07 WIB
“Semua saling belajar, antar satu negara dengan yang lain. Bahkan dari daerah pun sama, antarprovinsi, antarkabupaten atau kota, saling belajar satu sama lain. Baik belajar dari keberhasilan maupun kekurangberhasilan,” terang mantan Kapolri itu.
Pandemi ini membuat situasi yang dilematis karena ada masalah kesehatan dan kemanusiaan. Dampaknya pun merembet ke sektor ekonomi dan keuangan. Tidak mungkin menggunakan pola pikir zero sum game, yakni mengutamakan salah satu dengan mengorbankan yang lainnya.
Semua negara yang dilanda wabah selalu berusaha mencari keseimbangan. Negara akan berusaha menyelamatkan kesehatan masyarakat dan perekonomiannya. “Mengutamakan keselamatan dan kesehatan publik, tapi juga ekonomi bisa tetap survive karena ini saling mempengaruhi,” ucapnya.
Sejak awal COVID-19 ini merebak, Kemendagri berusaha mencari tahu detail mengenai virus ini. Tito mengungkapkan dirinya mendapatkan buku berisi hasil penelitian dari tim di Wuhan, Tiongkok dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Buku itu menjelaskan tentang virus Sars Cov-II, karakter, dan cara penangannnya.
Kemendagri pun langsung membentuk tim yang dipimpin Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan. Tugas pertama tim ini adalah menerjemahkan isi buku itu ke bahasa Indonesia. Setelah itu, Kemendagri mengirim buku itu ke seluruh pemda untuk mencegah penyebaran dan penanganan COVID-19.
Pandemi ini membuat situasi yang dilematis karena ada masalah kesehatan dan kemanusiaan. Dampaknya pun merembet ke sektor ekonomi dan keuangan. Tidak mungkin menggunakan pola pikir zero sum game, yakni mengutamakan salah satu dengan mengorbankan yang lainnya.
Semua negara yang dilanda wabah selalu berusaha mencari keseimbangan. Negara akan berusaha menyelamatkan kesehatan masyarakat dan perekonomiannya. “Mengutamakan keselamatan dan kesehatan publik, tapi juga ekonomi bisa tetap survive karena ini saling mempengaruhi,” ucapnya.
Sejak awal COVID-19 ini merebak, Kemendagri berusaha mencari tahu detail mengenai virus ini. Tito mengungkapkan dirinya mendapatkan buku berisi hasil penelitian dari tim di Wuhan, Tiongkok dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Buku itu menjelaskan tentang virus Sars Cov-II, karakter, dan cara penangannnya.
Kemendagri pun langsung membentuk tim yang dipimpin Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan. Tugas pertama tim ini adalah menerjemahkan isi buku itu ke bahasa Indonesia. Setelah itu, Kemendagri mengirim buku itu ke seluruh pemda untuk mencegah penyebaran dan penanganan COVID-19.
Lihat Juga :