Dampak Pandemi, Mensos Risma Ungkap 16 Ribuan Anak Kehilangan Orang Tua
Rabu, 25 Agustus 2021 - 14:14 WIB
Dalam Raker dengan Komisi VIII DPR, Mensos Tri Rismaharini mengungkapkan, sekitar 15 ribu-16 ribuan anak jadi yatim piatu lantaran orang tuanya meninggal dunia akibat pandemi. Foto/Tangkapan layar/Kiswondari
JAKARTA - Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR, Menteri Sosial ( Mensos ) Tri Rismaharini mengungkapkan, bahwa ada sekitar 15 ribu-16 ribuan anak jadi yatim piatu lantaran orang tuanya meninggal dunia akibat pandemi virus Corona (Covid-19).
Baca juga: Mensos Risma Ungkap Permasalahan Bansos Belum Bisa Dicairkan
Risma menjelaskan, namun datanya masih terus bergerak karena menunggu update dari pemerintah daerah (pemda). Untuk anak-anak yatim piatu ini, Risma mengalokasikan bantuan sekitar Rp3,2 miliar yang bersumber dari revisi anggaran Kementeria Sosial (Kemensos) untuk pembangunan gedung.
Baca juga: Eks Mensos Juliari Batubara Divonis 12 Tahun, Pakar: Bukan Tidak Mungkin Berkurang Lagi
"Untuk anak yatim korban Covid-19 Rp3,2 miliar. Ini saya revisi pakai anggaran itu, yang awalnya untuk bangun-bangun itu terus kita revisi untuk ini arp 3,2 miliar. Saat ini kita meminta datanya belum lengkap dari daerah memasukan ke kita, yang kita tahu 15.000 sampai 16.000-an," kata Risma dalam pemaparannya di Ruang Rapat Komisi VIII DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/8/2021).
Untuk anggaran 2022, Risma melanjutkan, pihaknya mengusulkan agar seluruh anak yatim piatu sekitar 4 juta anak termasuk yang dirawat Lembaga Kesejahteraan Masyarakat (LKS) dan keluarga tidak mampu agar mendapatkan bantuan. Tentu Kemensos membutuhkan dukungan dari Komisi VIII DPR.
Baca juga: Mensos Risma Ungkap Permasalahan Bansos Belum Bisa Dicairkan
Risma menjelaskan, namun datanya masih terus bergerak karena menunggu update dari pemerintah daerah (pemda). Untuk anak-anak yatim piatu ini, Risma mengalokasikan bantuan sekitar Rp3,2 miliar yang bersumber dari revisi anggaran Kementeria Sosial (Kemensos) untuk pembangunan gedung.
Baca juga: Eks Mensos Juliari Batubara Divonis 12 Tahun, Pakar: Bukan Tidak Mungkin Berkurang Lagi
"Untuk anak yatim korban Covid-19 Rp3,2 miliar. Ini saya revisi pakai anggaran itu, yang awalnya untuk bangun-bangun itu terus kita revisi untuk ini arp 3,2 miliar. Saat ini kita meminta datanya belum lengkap dari daerah memasukan ke kita, yang kita tahu 15.000 sampai 16.000-an," kata Risma dalam pemaparannya di Ruang Rapat Komisi VIII DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/8/2021).
Untuk anggaran 2022, Risma melanjutkan, pihaknya mengusulkan agar seluruh anak yatim piatu sekitar 4 juta anak termasuk yang dirawat Lembaga Kesejahteraan Masyarakat (LKS) dan keluarga tidak mampu agar mendapatkan bantuan. Tentu Kemensos membutuhkan dukungan dari Komisi VIII DPR.
Lihat Juga :